SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Pendekatan Saintifik dalam Mata Pelajaran Matematika bagi Anak Bergaya Belajar Kinestetik

Widi Pradini

Abstrak


Pendekatan saintifik menghendaki agar anak dapat terlibat secara aktif dalam belajar. Anak bergaya belajar kinestetik belajar dengan lebih baik jika anak terlibat secara aktif dalam pembelajarannya. Oleh karena itu, pendekatan saintifik dipandang sesuai dengan anak bergaya belajar kinestetik. Berkaitan dengan alasan tersebut, maka diperlukan penelitian mengenai keefektifan pendekatan saintifik dalam mata pelajaran matematika bagi anak bergaya belajar kinestetik.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan saintifik dilihat dari komunikasi matematika tertulis dan lisan anak bergaya belajar kinestetik. Data penelitian yang disajikan berupa paparan hasil kuisioner gaya belajar, hasil pengamatan gaya belajar kinestetik, hasil tugas komunikasi matematika tertulis dan transkrip komunikasi lisan anak bergaya belajar kinestetik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, observasi, tugas komunikasi matematika tertulis, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan  triangulasi sumber. Kegiatan analisis data dimulai dari analisis data komunikasi tertulis, analisis data komunikasi lisan, dan pengambilan kesimpulan dari data komunikasi tertulis dan lisan.    

Berdasarkan hasil analisis data, pendekatan saintifik tidak efektif bagi anak bergaya belajar kinestetik.  Pendekatan saintifik tidak efektif disebabkan oleh tiga faktor. Pertama, soal dan tugas yang digunakan dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik  belum bisa dikerjakan dengan baik oleh anak bergaya belajar kinestetik. Kedua, kemampuan bahasa anak kinestetik yang masih rendah dalam menceritakan kembali materi matematika yang sudah dipelajari menggunakan pendekatan saintifik. Ketiga, durasi yang digunakan dalam mengajar matematika menggunakan pendekatan saintifik terlalu singkat.