SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Lembar Kerja Siswa materi Permutasi dan Kombinasi dengan Pendekatan Inkuiri

NURLAILA TRI WULANDARI

Abstrak


Matematika merupakan mata pelajaran yang perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi untuk membekali mereka kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif. Berdasarkan penelitian sebelumnya, pada materi permutasi dan kombinasi peserta didik kesulitan dalam membedakannya. Peserta didik bingung dalam menerapkan dalam soal. Hal itu dikarenakan peserta didik hanya menggunakan metode menghafal tanpa memahami perbedaan dari permutasi dan kombinasi itu sendiri. Bahan ajar yang dikembangkan berupa Lembar Kerja Siswa untuk materi permutasi dan kombinasi dengan pendekatan inkuiri. Lembar Kerja Siswa dengan pendekatan inkuiri adalah Lembar Kerja Siswa yang berisi kegiatan penemuan konsep maupun latihan permasalahan permutasi dan kombinasi yang membantu siswa untuk aktif berpikir melalui pertanyaan-pertanyaan arahan yang sifatnya membimbing. Lembar Kerja Siswa ini memberikan kesempatan pada siswa untuk mempelajari pokok bahasan permutasi dan kombinasi secara mandiri dalam pengawasan dan bimbingan guru.

Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan. Model Thiagarajan dalam Hobri (2010:12-16)  ini terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4-D, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan 4-D yang telah di adaptasi menjadi tiga tahap, yaitu Define, Design, dan Develop dengan pertimbangan terbatasnya waktu, biaya serta produk yang dikembangkan hanya dapat digunakan untuk beberapa kalangan yang sesuai dengan kriteria pengembangan. Dalam penleitian ini dilakukan tiga uji coba terhadap kualitas produk pengembangan yang terdiri dari uji kevalidan, uji kepraktisan, dan uji keefektifan. Uji kevalidan dilakukan oleh dua orang validator yang terdiri dari satu orang dosen matematika dan satu orang praktisi. Uji kepraktisan dilakukan dengan mengambil skor dari hasil pengerjaan Lembar Kerja Siswa yang telah dikerjakan oleh peserta didik. Uji keefektifan dilakukan dengan mengambil skor dari tes hasil belajar.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh 3 kesimpulan. Pertama, untuk uji kevalidan terdapat tiga instrumen yang divalidasi oleh validator. Instrumen yang pertama adalah Lembar Kerja Siswa yang memperoleh skor rata-rata hasil validasi sebesar 3,32 sehingga Lembar Kerja Siswa termasuk pada  kriteria valid namun dengan revisi. Instrumen yang kedua adalah RPP yang memperoleh skor rata-rata hasil validasi sebesar 3,67 sehingga RPP termasuk pada kriteria valid namun tetap dengan revisi. Instrumen yang terakhir adalah tes hasil belajar yang memperoleh skor rata-rata hasil validasai sebesar 3,36 sehingga tes hasil belajar termasuk pada kriteria valid. Kedua, Lembar Kerja Siswa ini dapat dikatakan praktis karena sebanyak 100% peserta didik memperoleh nilai di atas kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Ketiga, Lembar Kerja Siswa ini dapat dikatakan efektif karena sebanyak 100% peserta didik telah tuntas dalam menyelesaikan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat dikatakan bahwa Lembar Kerja Siswa yang dikembangan merupakan media yang valid, efektif, dan praktis sehingga dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran pada materi permutasi dan kombinasi.