SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Ragam Untuk Mengetahui Perbedaan Pengaruh Faktor Kondisi Sosial Tersarang Dalam Faktor Tipologi Tapak Terhadap Persentase Tumbuh Tanaman Jati Plus Perhutani Rayon I Divisi Regional Jawa Timur.

Elinda Barokatus Safitri

Abstrak


Salah satu jenis kayu yang telah memasyarakat dan dijadikan tanaman utama dalam pengelolaan hutan dalam wilayah kerja Perum Perhutani, khususnya Unit I Jawa Tengah dan Unit II Jawa Timur adalah kayu jati. Dalam bidang perencanaan hutan masalah yang sering terjadi adalah berapa persentase keberhasilan dalam penanaman tanaman. Keberhasilan tanaman dapat dilihat dari persentase tumbuh suatu tanaman tersebut. Jika persentase tumbuh tanaman tersebut semakin besar maka penanaman tanaman dapat dikatakan berhasil.

Analisis ragam digunakan untuk melihat perbedaan pengaruh faktor-faktor terhadap persentase tumbuh tanaman JPP. Pada penelitian ini digunakan rancangan acak lengkap tersarang, karena faktor kondisi sosial tersarang dalam faktor tipologi tapak. Faktor kondisi sosial terdiri dari taraf penggarapan, pencurian, penggembalaan. Sedangkan faktor tipologi tapak terdiri dari yaitu akses sulit, lahan kritis, solum dangkal dan tenaga kerja sulit. Variabel respon yang diteliti adalah persentase tumbuh tanaman Jati Plus Perhutani. Berdasarkan hasil analisis ragam rancangan tersarang diperoleh bahwa faktor kondisi sosial yang tersarang dalam faktor tipologi tapak  berpengaruh signifikan, yang berarti terdapat keragaman pada populasi tersebut dalam mempengaruhi persentase tumbuh tanaman JPP. Faktor kondisi sosial yang tersarang dalam faktor tipologi tapak berpengaruh sebesar 35,74% terhadap persentase tumbuh tanaman Jati Plus Perhutani.