SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME TABUNG DAN KERUCUT UNTUK SISWA KELAS IX

CAHYANI FIRDAWATI

Abstrak


ABSTRAK

 

Firdawati, Cahyani. 2012. Pengembangan Media Interaktif Berbasis Komputer pada Materi Luas Permukaan dan Volume Tabung dan Kerucut untuk Siswa SMP Kelas IX. Skripsi, Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Susy Kuspambudi Andaini, M.Kom, (II) Prof. Drs. H. Gatot Muhsetyo, M. Sc.

 

Kata Kunci: pembelajaran berbasis komputer, media interaktif, tabung dan kerucut

Pengembangan media ini di latar belakangi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang menuntut guru untuk menggunakan teknologi, khususnya komputer, dalam pembelajaran. Komputer sebagai mediapembelajaran dapat memvisualisasikan benda-benda seperti tabung dan kerucut. Konsep-konsep pada materi tabung dan kerucut dapat disampaikan dengan jelas dan menarik dengan menggunakan media interaktif berbasis komputer.

 

Media interaktif berbasis komputer yang dikembangkan merupakan adaptasi dari  model pengembangan media Alessi dan Trollip. Hasil produk yang dikembangkan adalah media interaktif pada materi luas permukaan dan volume tabung dan kerucut yang terdiri dari menu petunjuk dan 4 menu utama. Empat menu utama tersebut adalah (1) Menu pendahuluan yang berisi motivasi, prasyarat, definisi tabung, unsur-unsur tabung, jaring-jaring tabung, definisi kerucut, unsur-unsur kerucut, dan jaring-jaring kerucut; (2) Materi inti yang terdirimateri luas permukaan tabung, volume tabung (tegak), volume tabung miring, luas permukaan kerucut, volume kerucut, dan contoh soal; (3) Menu SK KD yang berisi standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator pembelajaran; (4) Uji kompetensi yang berisi soal-soal dan pembahasan.

 

Beberapa keunggulan media interaktif berbasis komputer pada materi luas permukaan dan volume tabung dan kerucut ini antara lain (1) penyajian materi divisualisasikan dengan animasi yang menarik dan efek 3D sehingga materi mudah dipahami siswa; (2) penyajian materi pada media pembelajaran bersifat interaktif, sehingga mendorong siswa untuk berpikir aktif; (3) cara penyajian materi mampu mengarahkan siswa untuk menemukan rumus; (4) penyajian materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa lebih tertarik dan bisa merasakan pembelajaran yang lebih bermakna.

 

Berdasarkan hasil analisis data, media interaktif berbasis komputer pada materi luas permukaan dan volume tabung dan kerucut ini valid dan layak digunakan dengan persentase kevalidan media (83,64%), materi (93,75%), dan siswa (89,09%). Sehingga media ini dapat digunakan siswa sebagai alternatif sumber belajar materi secara mandiri (pembelajaran alternatif), bagi guru sebagai alternatif media pembelajaran, dan bagi pengembang lain sebagai masukan dalammelakukan pengembangan media pembelajaran berbasis komputer untuk materi yang lain.