SKRIPSI Jurusan Matematika - Fakultas MIPA UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengontrolan Kualitas Proses Produksi Kertas di PT. Kertas Leces ( Persero) dengan Grafik Pengendali Multivariat Hotelling 𝑇2 Individual

MUDRIKATUL MUHASSINAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Muhassinah, Mudrikatul. 2011. Pengontrolan Kualitas Proses Produksi Kertas di PT. Kertas Leces ( Persero) dengan Grafik Pengendali Multivariat Hotelling 𝑇2 Individual. Skripsi, Jurusan Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ir. Hendro Permadi M. Si, (II) Drs. Susiswo M. Si.

 

Kata Kunci: grafik pengendali multivariat, grafik pengendali multivariat hotelling 𝑇2 individual, diagram kontrol hotelling 𝑇2 individual, analisis faktor, diagram Ishikawa.

Persaingan yang semakin ketat di bidang industri menyebabkan perusahaan berlomba untuk meningkatkan kualitas produksi agar menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Karena kualitas produksi yang dihasilkan oleh suatu perusahaan merupakan faktor penting yang membawa keberhasilan bisnis dan peningkatan bersaing. Begitupula dengan industri kertas yang banyak terdapat di Indonesia, salah satunya yaitu PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo. Dimana perusahaan tersebut mengutamakan kualitas dalam produksinya, sebelum produk berada di lapangan. Sehingga untuk memperoleh produk kertas dengan kualitas baik yaitu produk yang sesuai dengan kepuasan pelanggan, perlu dilakukan pengontrolan terhadap proses produksi. Salah satu analisis statistik yang digunakan dalam pengontrolan kualitas yaitu dengan grafik pengendali multivariat hotelling 𝑇2. Grafik pengendali multivariat hotelling 𝑇2 digunakan untuk mendeteksi proses produksi sudah terkontrol atau tidak.

Data yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah data sekunder, yang diambil dari laboratorium Dal Kual (Pengendalian Kualitas) PT. Kertas Leces (Persero) Probolinggo pada bulan Mei - Juni 2009. Data yang digunakan adalah data sifat fisik karakeristik kertas jenis HVS 60 gsm, yaitu whiteness (derajat putih), L* (warna dari hitam ke putih), a* (warna dari merah ke hijau), b* (warna dari kuninng ke biru), gramatur (berat kertas), dan thickness (ketebalan). Variabel yang menyebabkan proses tidak terkontrol adalah variabel whiteness, a*, b*, gramatur, dan thickness, dan variabel yang berkontribusi besar menyebabkan proses tidak terkontrol adalah variabel a*. Hal tersebut juga didukung dari analisis faktor, yang juga menyimpulkan bahwa variabel a* merupakan variabel yang menyebabkan proses produksi kertas tidak terkontrol. Tetapi dalam analisis faktor variabel whiteness juga termasuk penyebab proses produksi kertas tidak terkontrol, hal itu dikarenakan adanya korelasi yang tinggi antara variabel tersebut dibandingkan dengan variabel yang lain. Setelah itu dilakukan penelusuran sebab akibat variabel yang menyebabkan proses tidak terkontrol dengan menggunakan diagram Ishikawa, yang menghasilakan faktor penyebab ketidakstabilan proses pada proses produksi berasal dari 5 faktor utama yaitu mesin, metode, manusia, material, dan lingkungan.