SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Elektronik Komunikasi Bisnis Berbantuan Flip PDF Professional dengan Model Discovery Learning (Studi Pada Siswa Kelas X Bisnis Daring dan Pemasaran SMK Negeri 1 Boyolangu Tulungagung)

Miftachul Jannah

Abstrak


Bahan ajar sangat dibutuhkan supaya siswa dapat memahami materi yang disampaikan oleh guru, salah satunya yaitu modul elektronik. Namun kenyataannya, belum tersedia bahan ajar yang sesuai dengan  kurikulum 2013 revisi, sehingga belum bisa menunjang siswa untuk belajar secara optimal. Flip PDF professional merupakan salah satu software yang dapat digunakan untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk elektronik dengan memberikan tampilan yang lebih menarik. Software ini dapat menyajikan materi yang dilengkapi dengan gambar maupun video. Selain dapat membantu siswa mempelajari materi, modul elektronik ini praktis untuk bisa digunakan dimanapun dan kapanpun sehingga menunjang siswa untuk melakukan proses belajar secara mandiri. Discovery learning merupakan model pembelajaran yang menuntut siswa lebih aktif dan menjadi lebih mandiri dalam proses belajar mengajar. Sehingga peneliti memilih software flip PDF professional sebagai program untuk mengembangkan modul elektronik dan model discovery learning untuk mendukung pembelajaran siswa sesuai dengan kurikulum 2013 revisi.

Penelitian ini menggunakan model pengembangan dari Borg & Gall dengan 9 tahapannya yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan format produk awal, validasi produk, revisi produk awal, uji coba produk, revisi produk, uji coba lapangan, produk akhir. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini yaitu:

(1) Produk berupa modul elektronik Komunikasi Bisnis berbantuan flip PDF professional dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning

(2) Hasil analisis data diperoleh dari validasi ahli modul elektronik adalah 98,4%,  validasi ahli materi I dan II adalah 93,66%, dan uji coba produk menunjukkan hasil sebesar 89,39%.  Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil validasi dapat disimpulkan bahwa modul elektronik yang dikembangkan dalam kategori sangat valid atau layak untuk digunakan sebagai sumber belajar.

(3) Hasil posttest diperoleh rata-rata 75,64 dengan standar deviasi 7,15 untuk kelas kontrol dan 82,27 dengan standar deviasi 6,50 untuk kelas eksperimen. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, peneliti menggunakan uji t Independent Sample dan menghasilkan nilai untuk hasil belajar sebesar Pr < 0,05 (0,00<0,05), maka Ho ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata hasil belajar kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Saran untuk peneliti yang mengembangkan modul elektronik adalah ditambahkan lagi kompetensi dasarnya dan referensi-referensi dari buku-buku lain. Dibuat pula tampilan modul yang inovatif, tidak dari ilustrasi dari halaman depan atau cover serta bagian materinya, tetapi juga dibuat lebih menarik dengan video pembelajaran dan kuis yang lebih menarik dan interaktif lagi.