SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Lingkungan Sekolah, Lingkungan Keluarga, dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X OTKP Pada Mata Pelajaran Produktif di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi - Malang

Yulianto Rezki Eko

Abstrak


RINGKASAN

Yulianto, R. E. 2019. Pengaruh Lingkungan Sekolah, Lingkungan Keluarga, dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X OTKP Pada Mata Pelajaran Produktif di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi - Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Sarbini, M.Pd.

 

Kata kunci: lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, gaya belajar, hasil belajar

Pendidikan adalah hal yang penting dikembangngkan bagi negera yang masih berkembang seperti Indonesia. Sumber daya manusia yang berkualitas akan mampu meningkatkan kualitas negara itu sendiri. Pendidikan mampu merubah pola pikir manusia tidak hanya untuk mencapai kognitif namun juga tercapainya aspek afektif dan psikomotorik sehingga berguna bagi dirinya ataupun masyarakat bangsa dan negara. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar yang berasal dari dalam maupun dari luar diri peserta didik, antara lain lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan gaya belajar.

Tujuan penelitian:

(1) Deskripsi lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan gaya belajar;

(2) Deskripsi hasil belajar mata pelajaran produktif peserta didik;

(3) Pengaruh lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, gaya belajar secara parsial terhadap hasil belajar peserta didik.

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisisi deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Variabel bebas yaitu lingkungan sekolah (X1), lingkungan keluarga (X2), dan gaya belajar (X3), dan variabel terikatnya adalah hasil belajar (Y). Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas X OTKP SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi dengan jumlah 117 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportionate random sampling dengan jumlah sebesar 91 peserta didik. Skala dalam penelitian ini adalah skala Likert dengan rentang alternatif jawaban. Hasil belajar diklasifikasikan Baik sekali (86 – 100), Baik ( 71 – 85), cukup (65 – 70), kurang (<65). Sumber data diperoleh dari data primer yang berasal dari responden dan data sekunder diperoleh dari guru tentang nilai peserta didik terkait nilai akhir mata pelajaran produktif pada rapor tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengumpulan data menggunakan:

(1) Kuesioner; dan

(2) Dokumentasi.

Uji kelayakan instrumen ini dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data desriptif, dan analisisi linier berganda. Sebelum dilakukan analisis berganda, dilakukan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikoleniaritas, dan uji heteroskedatisitas.

Hasil analisis deskriptif menunjukan bahwa:

(1) Lingkungan sekolah adalah segala faktor yang berada di sekitar peserta didik dan mempengaruhi peserta didik. Lingkungan sekolah diklasifikasikan baik;

(2) Lingkungan keluarga adalah tempat pertama seseorang peserta didik di didik dari awal sejak ia lahir dan perkembangannya akan selalu dipengaruhi oleh keluarga. Lingkungan keluarga diklasifikasikan baik;

(3) Gaya belajar adalah kemampuan yang dimiliki seseorang peserta didik untuk menerima materi pelajaran. Gaya belajar diklasifikasikan baik;

(4) Hasil belajar adalah nilai yang didapatkan di akhir pembelajaran dari hasil ujian peserta didik.

Hasil belajar diklasifikasikan baik. Perhitungan uji t diketahui bahwa:

(1) Tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik;

(2) Tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan keluarga terhadap hasil belajar peserta didik;

(3) Tidak ada pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya belajar terhadap hasil belajar peserta didik.

Hasil uji asumsi klasik menunjukan bahwa:

(1) Model regresi memenuhi asumsi normalitas terlihat dari titik-titik menyebar di sekitar dan mengikuti garis diagonal pada gambar Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual;

(2) Model Regresi tidak terjadi multikoleniaritas yang terlihat pada nilai VIF ˂ 10 dan mempunyai angka Tolerance > 0, 10;

(3) Model regresi tidak terjadi heteroskedestisitas terlihat pada grafik scatterplot yang tidak membentuk suatu pola tertentu dan menyebar secara acak di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y.

Peneliti menyarankan:

(1) Kepala sekolah sebaiknya dapat memperbaiki pembatas antar ruang kelas guna menjaga konsentrasi peserta didik ketika pembelajaran. Serta meningkatkan sarana dan prasarana seperti LCD guna menunjang proses pembelajaran;

(2) Bagi guru sebaiknya dapat memahami kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran, terutama interaksi antara kedua belah pihak. Kebiasaan belajar dan gaya belajar peserta didik juga harus dipahami oleh guru agar pemilihan metode belajar sesuai dan akan mendapatkan hasil belajar yang optimal;

(3) Peserta didik sebaiknya dapat saling membantu apabila ada teman yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas;

(4) Sebaiknya dapat membantu apabila peserta didik mengalami kesulitan serta mendukung kegiatan belajar peserta didik misalnya tidak berisik ketika peserta didik sedang belajar;

(5) Peneliti selanjutnya, sebaiknya perlu perlu melakukan penelitian lebih lanjut terkait variabel lain yang dapat mempengaruhi variabel hasil belajar peserta didik selain variabel lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan hasil belajar.