SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Berbasis Kinerja Dalam Pembelajaran Produktif Pemasaran Mata Pelajaran Penataan Barang Dagangan (Studi Pada Kelas XII Pemasaran SMKN 1 Pasuruan)

Rani Dwi Sartikasari

Abstrak


Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa instrumen penilaian autentik berbasis kinerja untuk mempermudah guru dalam menerapkan penilaian secara autentik terhadap proses dan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Penataan Barang Dagangan sesuai Panduan Penilaian Hasil Belajar Pada Sekolah Menengah Kejuruan Tahun 2018.

Penelitian dan pengembangan instrumen penilaian ini menggunakan Model R & D menurut Borg and Gall yaitu:

(1) penelitian dan pengumpulan data;

(2) perencanaan;

(3) pengembangan draft produk;

(4) uji coba lapangan;

(5) revisi hasil uji coba;

(6) uji pelaksanaan lapangan;

(7) penyusunan produk hasil uji coba lapangan;

(8) uji pelaksanaan lapangan;

(9) penyempurnaan produk akhir;

(10) desiminasi dan implementasi.

Pengembangan instrumen penilaian ini hanya sampai pada tahap kelima. Produk hasil pengembangan divalidasi melalui 1 ahli validasi isi dan 2 validasi konstruk, dan uji coba terbatas dilaksanakan untuk mengetahui keterbacaan dan kepraktisan instrument terhadap 12 siswa jurusan Bisnis daring Pemasaran SMK Negeri 1 Pasuruan. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa skor penilaian dari angket dan data kualitatif berupa komentar dan saran. Teknik analisis data yang digunkanan adalah perhitungan persentase. Produk hasil penelitian dan pengembangan berupa instrumen penilaian autentik berbasis kinerja pada pembelajaran produktif pemasaran Mata Pelajaran Penataan Barang Dagangan dalam bentuk cetak. Hasil validasi isi menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan memiliki presentase 100% dengan kriteria “layak”. Sedangkan validasi konstruk menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan memiliki presentase rata-rata 95% dengan kriteria kelayakan “layak”.

Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa tanggapan guru terhadap kepraktisan instrumen penilaian memiliki presentase 95% dengan kriteria kelayakan “mudah digunakan” dan keterbacaan lembar kerja siswa memiliki presentase 92,2% dengan kriteria “mudah digunakan”. Kelebihan instrumen penilaian yang dikembangkan yaitu telah sesuai dengan panduan penilaian SMK Tahun 2018 oleh Kemendikbud bahwa penilaian diawali dari input, process, dan output. Instrumen telah disertakan kisi kisi yang memuat kata kerja operasional sesuai dengan taksonomi bloom pada aspek keterampilan mulai dari Psikomorik 1, Psikomotorik 2, dan Psikomotorik 3 hingga Psikomotorik 4. Pengembangan instrumen penilaian berfokus pada satu aspek sehingga memudahkan siswa dan guru untuk melakukan proses pembelajaran. Kelemahan instrumen penilaian yang dikembangkan adalah kurang bisa maksimal jika diterapkan dalam kelas dengan jumlah siswa yang sangat banyak, instrumen bisa digunakan untuk rombongan belajar hingga 35 peserta didik. Pemanfaatan untuk instrumen penilaian bisa digunakan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran dan kondisi laboratorium sekolah masing-masing serta difokuskan pada komponen aspek tertentu. Penelitian dan pengembangan instrumen penilaian autentik berbasis kinerja telah dinyatakan valid dan layak untuk digunakan.