SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Adobe Flash Professional CS6 UntukMeningkatkan Hasil belajar pada Mata Pelajaran Sarana dan Prasarana (Studi pada Peserta Didik Kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Malang

Pranyana Jaka Gigih

Abstrak


ABSTRAK

Pranyana, Jaka Gigih. 2018. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Adobe Flash Professional CS 6 untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata pelajaran Sarana dan Prasarana (Studi pada Peserta didik Kelas XI Otomoatisasi dan Tata Kelola Perkantoran SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.

 

Kata Kunci: media, Adobe flash professional CS 6, hasil belajar, sarana dan prasarana.

Perkembangan teknologi yang semakin berkembang pesat sudah memasuki beberapa bidang kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Hadirnya alat dan teknologi yang canggih dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran salah satunya melalui media. Media pembelajaran yang tepat guna akan dapat membantu memaksimalkan proses pembelajaran. Materi pembelajaran Sarana dan Prasarana merupakan materi yang mengenalkan peserta didik kepada benda-benda yang ada di lingkungan perkantoran. Pengenalan peralatan tersebut tidak cukup menggunakan metode ceramah, akan tetapi juga diperlukan sebuah media pembelajaran yang tepat. Dalam pengembangan ini, diharapkan media pembelajaran yang digunakan dapat membantu proses pembelajaran sehingga akan berjalan dengan maksimal.

Pengembangan media pembelajaran Adobe Flash Professional CS 6 ini bertujuan untuk:

(1) Menghasilkan CD pembelajaran multimedia interaktif pada mata pelajaran Sarana dan Prasarana kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran;

(2) Menghasilkan produk berupa buku petunjuk penggunaan media, materi pembelajaran, video pembelajaran, latihan soal dan profil peneliti pada mata pelajaran Sarana dan Prasarana kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran;

(3) Mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan media pembelajaran Adobe Flash Professional CS 6 dan yang tidak menggunakan media pembelajaran Adobe Flash Professional CS 6.

 

Metode penelitian pengembangan yang digunakan menggunakan metode penelitian dan pengembangan Sugiyono yang telah dimodifikasi disesuaikan dengan kebutuhan, yaitu:

(1) Potensi dan Masalah;

(2) Pengumpulan data;

(3) Desain produk;

(4) Validasi desain;

(5) Revisi desain;

(6) Uji coba produk;

(7) Revisi produk;

(8) Uji coba pemakaian;

(9) Produk akhir.

Validasi media pembelajaran Adobe Flash Professional CS 6 dilakukan dengan melibatkan 1 ahli materi, 1 ahli media dan 6 uji coba pengguna (kelompok kecil). Jenis data yang terdapat pada penelitian pengembangan ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari saran, kritik dan komentar dari ahli materi, ahli media dan uji coba pengguna (kelompok kecil) terhadap media pembelajaran yang dihasilkan. Data kuantitatif diperoleh dari perhitungan skor pada lembar validasi yang telah diisi oleh validator ahli materi, validator ahli media dan uji coba pengguna (kelompok kecil), serta hasil posttest dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa wawancara, angket, dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengukur kelayakan media pembelajaran dengan menggunakan uji validitas. Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan menggunakan uji t Independent Sample T-test. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian berupa hasil validasi ahli materi sebesar 80% dengan kriteria cukup valid dan perlu dilakukan sedikit revisi, ahli media sebesar dengan kriteria, dan uji coba pengguna (kelompok kecil) sebsar 97% dengan kriteria sangat valid, sangat efektif, sangat tuntas dan dapat digunakan tanpa perbaikan.

Hasil kegiatan posttest yang diberikan kepada peserta didik kelas kontrol dan kelas eksperimen menunjukkan adanya perbedaan hasil antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rata-rata hasil belajar peserta didik kelas kontrol adalah sebesar 69,78947 sedangkan kelas eksperimen adalah sebesar 80,8. Dari hasil analisis uji t Independent Sample T-test yang dilakukan, diketahui probabilitas kedua kelas sebesar 0,002