SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Melalui Motivasi Kerja Pada Karyawan Bagian Proses, Transportasi Dan Bagian Antaran Di Kantor Pos Malang 65100

PRASETYO TOMY

Abstrak


Prasetyo, Tomy. 2019. Pengaruh Pelatihan Terhadap Kinerja Melalui Motivasi Kerja (Studi Pada Karyawan Bagian Proses, Transportasi dan Antaran Kantor Pos Malang 65100). Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negri Malang. Dr. Sopiah, M. Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Pelatihan, Motivasi Kerja, Kinerja

Tercapainya visidanmisi sebuah perusahaan dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Salah satu faktor yang sangat berperan besar dalam tercapainyatujuan perusahaan adalah sumber daya manusia perusahaan tersebut dan juga pengelolaanya. Dengan pengelolaan dan pengembangan yang baikdantepat, sumber daya manusia dapat bekerja secara berkualitas dan maksimal. pelatihan diselenggarakan secara sistematis dan terencana maka karyawan akan semakin bersemangat (termotivasi) untuk mengikuti program pelatihan tersebut, sehingga efeknya berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui:

(1) Bagaimana deskripsi pelatihan, motivasi kerja, dan kinerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100?;

(2) Apakah pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100?;

(3) Apakah motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100?;

(4) Apakah pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100?;

(5) Apakah pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja melalui motivasi kerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100?.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 80 responden dari 90 karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling dan teknik pengujian data meliputi uji validitas dan uji reliabilitas. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur (path).

Berdasarkan hasil analisis deskriptif karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100 diketahui bahwa:

(1) Variabel pelatihan nilai jawaban responden tertinggi terletak pada indikator sikap dan terendah terletak pada pengetahuan dan kemampuan berpikir;

(2) Variabel motivasi kerja nilai jawaban responden tertinggi adalah kebutuhan sosial dan terendah pada kebutuhan fisiologis;

(3) Variabel kinerja dengan jawaban responden tertinggi terletak pada ketepatan waktu dan efektivitas dan terendah pada kualitas dan kuantitas.

Hasil analisis data pada karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100 diketahui bahwa:

(1)Terdapat pengaruh positif dan siginifikan pelatihan terhadap motivasi kerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100;

(2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100;

(3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap kinerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100;

(4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan terhadap kinerja melalui motivasi kerja karyawan bagian proses, transportasi dan antaran Kantor Pos Malang 65100;

(5) Pelatihan dan motivasi kerja bepengaruh secara langsung terhadap kinerja; (6) Pada model path ini informasi yang terkandung pada data sebesar 63,7%  sedangkan sisanya 36,3%  dapat dijelaskan variabel lain.

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan:

(1) Memperhatikan pengetahuan yang dimiliki karyawan agar dapat menguasai bidang tugas yang dikerjakan;

(2) Memperhatikan pengetahuan yang dimiliki agar dapat menjadikan karyawan yang lebih unggul dan dibanggakan oleh atasan maupun rekan kerja lainya;

(3) Memperhatikan kemampuan karyawan agar dapat bertambah dengan adanya pelatihan;

(4) Memperhatikan karyawan agar dapat bersikap tenang saat menghadapai permasalahan dalam bekerja;

(5) Memperhatikan karyawan agar dapat taat terhadap semua aturan dan prosedur kerja yang ditetapkan dalam suatu pekerjaan;

(6) Memperhatikan karyawan agar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tingkat kesalahan rendah;

 

(7) Memperhatikan karyawan agar dapat menyelesaikan beban pekerjaan.