SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Lembar Kerja Siswa pada Mata Pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan untuk Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Administrasi Perkantoran Kelas XII di SMK Negeri 2 Blitar

AVIRSA EKA MARCHELIA NUR

Abstrak


RINGKASAN

Avirsa, E.M.N. 2019. Pengembangan Lembar Kerja Siswa pada Mata Pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan untuk Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Administrasi Perkantoran Kelas XII di SMK Negeri 2 Blitar. Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Lembar Kerja Siswa, Humas dan Keprotokolan, Administrasi Perkantoran

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan diperoleh informasi bahwa bahan ajar yang digunakan dalam mata pelajaran Administrasi Humas dan Perkantoran sangat terbatas, sehingga materi yang diperoleh peserta didik hanya mengacu pada penjelasan guru dengan menggunakan buku pegangan guru. Modul Administrasi Humas dan Keprotokolan yang disediakan di perpustakaan oleh sekolah hanya ada tiga modul, sehingga peserta didik tidak dapat menggunakan secara maksimal dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, peserta didik kurang aktif dalam mencatat materi yang disampaikan oleh guru, sehingga peserta didik tidak memiliki catatan materi pembelajaran dengan lengkap yang seharusnya dapat digunakan untuk belajar di dalam kelas maupun di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKS pada mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan serta untuk mengetahui kelayakan LKS melalui validasi ahli, sehingga dapat digunakan peserta didik untuk pegangan pembelajaran dalam kelas.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian R & D (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, and Disemination). Kegiatan yang dilakukan pada tahap define adalah observasi kelas, wawancara dan studi pustaka, sedangkan pada tahap design yang dilakukan adalah perancangan pembuatan LKS. Dalam tahap develop dilakukan validasi oleh ahli LKS dan ahli materi sehingga pada tahap terakhir yaitu disemination atau penyebarluasan LKS yang dikembangkan.Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah kelas XII AP 3 sebagai kelas kontrol sebanyak 36 peserta didik dan kelas XII AP2 sebagai kelas eksperimen sebanyak 34 peserta didik.

Hasil dari penelitian ini berupa Lembar Kerja Siswa pada mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan untuk kelas XII semester gasal dan genap. Materi dalam LKS meliputi ruang lingkup protokol, tata cara menerima tamu, ruang lingkup perjalanan dinas pimpinan, dan laporan perjalanan dinas. Selain itu, hasil dari penelitian ini adalah

(1) Hasil validasi ahli materi memiliki persentase 92% sehingga aspek kelayakan isi dan kebahasaan pada Lembar Kerja Siswa dapat dinyatakan sangat valid.

(2) hasil validasi ahli LKS memiliki persentase 71,2% yang menunjukkan aspek penyajian dan kegrafikan dinyatakan valid, namun perlu adanya revisi kecil untuk memperbaiki Lembar Kerja Siswa.

(3) Hasil kuisioner uji pengguna (peserta didik) memiliki persentase 91,36%, hal tersebut menunjukkan bahwa aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, dan kegrafikan dapat dinyatakan sangat valid.

(4) Hasil validasi dan kuisioner Lembar Kerja Siswa memiliki persentase 81,6% dan 91,36% sehingga produk dapat dinyatakan sangat valid.

(5) Hasil tes tertulis kelas kontrol lebih rendah dari kelas eksperimen yang menggunakan Lembar Kerja Siswa, yaitu rata-rata kelas kontrol 89,25% sedangkan kelas eksperimen 97,18%. Dengan demikian, kesimpulan secara keseluruhan adalah Lembar Kerja Siswa pada mata Pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan dapat dinyatakan sangat valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Saran pemanfaatan bagi guru, dapat digunakan sebagai bahan ajar utama maupun pendukung. Sedangkan saran pemanfaatan bagi peserta didik, dapat digunakan untuk belajar di kelas maupun belajar secara mandiri di rumah, akan tetapi penggunaan Lembar Kerja Siswa harus tetap dalam arahan guru.