SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI UMUM MATERI PROSEDUR PENCATATAN SURAT/DOKUMEN MASUK DAN KELUAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS X OTKPDI SMK NEGERI 2 KEDIRI

WARDANI DIYAH KUSUMA

Abstrak


RINGKASAN

Wardani, Diyah K. 2019. Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Administrasi Umum Materi Prosedur Pencatatan Surat/Dokumen Masuk dan Keluar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas X OTKP Di SMK Negeri 2 Kediri. Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S. Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Modul, Problem Based Learning, Administrasi Umum, Hasil Belajar.

Pengembangan modul Administrasi Umum berbasis Problem Based Learninguntuk membantu peserta didik meningkatkan hasil belajar dengan mengedepankan konsep belajar mandiri, mampu memecahkan masalah dalam kegiatan proses belajar, dan membantu peserta didik dalam menambah sumber belajar yang dibutuhkan. Penelitian ini  bertujuan untuk:

(1) menghasilkan modul Administrasi Umum berbasis PBL,

(2) mengetahui kelayakan modul Administrasi Umum yang dikembangkan,

(3) mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum penerapan model pembelajaran PBL,

(4) mengetahui hasil belajar peserta didik sesudah menggunakan modul Administrasi Umum berbasis PBL,

(5) meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Penelitian dilakukan merupakan jenis penelitian pengembangan.Metode pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Dick & Carey yang telah disesuaikan dengan kebutuhan peneliti menjadi 9 tahap pengembangan, yaitu

(1) analisis kebutuhan dan tujuan,

(2) analisis pembelajaran,

(3) analisis pembelajar dan konteks,

(4) tujuan umum dan tujuan khusus,

(5) mengembangkan instrumen,

(6) mengembangkan strategi pembelajaran,

(7) mengembangkan dan memilik bahan ajar,

(8) merancang dan melakukan evaluasi,

(9) melakukan revisi.

Jenis data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif.  Validasi dilakukan oleh satu ahli materi dan satu ahli modul. Subjek uji coba dilakukan kepada 72 peserta didik dari 36 peserta didik kelas eksperimen dan 36 peserta didik kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, wawancara, dan observasi. Uji kelayakan modul dengan menggunakan instrumen angket, hasil belajar dengan menggunakan tes, dan observasi dilakukan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran.

Hasil dari penelitian ini berupa modul Administrasi Umum berbasis Problem Based Learning yang sudah diuji oleh ahli materi dan ahli modul yang menyatakan bahwa modul sudah layak digunakan dan sangat valid, dan dari hasil uji coba pengguna (kelompok kecil) menyatakan bahwa modul yang dikembangkan sangat membantu untuk proses pembelajaran. Hasil dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran ini dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik secara tuntas. Secara keseluruhan dapat dinyatakan bahwa modul Administrasi Umum berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan:

(1) bagi sekolah agar menggunakan modul Administrasi Umum berbasis Problem Based Learning di kelas sebagai salah satu sumber belajar bagi peserta didik dan guru,

(2) bagi guru diharapkan menggunakan modul Administasi Umum berbasis Problem Based Learning agar guru lebih mudah dalam penyampaian materi dan peran guru sebagai fasilitator lebih baik,

 

(3) bagi peserta didik agar menggunakan modul ini sebagai sumber belajar utama, dan pelengkap referensi dari modul lain agar pemahaman dan pengetahuan peserta didik bertambah.