SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Organisasi Pergerakan Nasional Melalui Model Mind Mapping Pada Siswa Kelas V SDN Bago 2 Tulungagung

PUTRI CAHYANI ARYUNINGTYAS

Abstrak


Kata Kunci: hasil belajar, organisasi pergerakan nasional, mind mapping

Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SDN Bago 2 Tulungagung ditemukan masalah dalam pembelajaran IPS khususnya materi organisasi pergerakan nasional. Dalam kegiatan pembelajaran guru cenderung menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Guru belum menggunakan media pembelajaran. Siswa merasa bosan dan mengantuk karena guru hanya menjelaskan materi dengan berceramah. Bahkan setelah dijelaskan oleh guru, siswa masih belum paham dengan materi sehingga siswa tidak dapat menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh guru. Berdasarkan hasil observasi kegiatan pembelajaaran yang dilakukan oleh guru diperoleh data bahwa dari 25 siswa hanya 40% siswa yang mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan, sementara 60% siswa lainnya belum mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan peningkatan hasil belajar siswa pada materi organisasi pergerakan nasional dengan menerapakan model Mind Mapping.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara, observasi, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 25 siswa beserta guru kelasnya. Analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model mind mapping dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa. Rata-rata nilai aktivitas guru pada siklus I sebesar 88,45%, meningkat pada siklus II dengan rata-rata sebesar 100%. Sedangkan rata-rata nilai aktivitas siswa pada siklus I sebesar 74,05%, meningkat pada siklus II sebesar 86,1%. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Pada tahap pratindakan, rata-rata nilai pengetahuan siswa 54 dengan persentase ketuntasan sebesar 40%. Meningkat pada siklus I dengan rata-rata nilai 61,6 dengan persentase sebesar 91,2%. Hingga meningkat pada siklus II  rata-rata nilai pengetahuan siswa menjadi 80 dengan persentase ketuntasan sebesar 91,2%. Nilai keterampilan siswa juga mengalami peningkatan hingga pada siklus II ada 21 siswa yang mampu mendapat nilai 4.

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model mind mapping yang diterapkan dengan langkah yang benar dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi organisasi pergerakan nasional.