SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Keadilan Distributif dan Keadilan Prosedursal Terhadap Kepuasan Kerja Pegawa Rumah Tahanan Klas IIB di Sumenep

NINING MARDIYANTI

Abstrak


Kata Kunci: Keadialn Distributif, Keadilan Prosedural dan Kepuasan Kerja.

Pegawai merupakan salah satu faktor sumber daya utama yang berperan penting dalam suatu perusahaan untuk mencapai tujuan. Keberhasilan perusahaan/organisasi dapat tercermin dari kepuasan pegawai. Beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai Rumah Tahanan Klas IIB di Sumenep adalah keadilan distributif  dan keadilan prosedural. Apabila pegawai merasa apa yang telah diberikan perusahaan kurang adil maka kepuasan kerja pegawai akan rendah. Berkaitan dengan hal itu maka diperlukan pembahasan mengenai keadilan terutama keadilan distributif dan keadilan prosedural.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi keadilan distributif, dan keadilan prosedural serta pengaruhnya terhadap kepuasan kerja pegawai pada Rumah Tahanan Klas IIB di Sumenep dan pengaruh variabel-variabel tersebut secara parsial.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dangan variabel yang digunakan adalah keadilan distributif (X1), keadilan prosedural (X2) dan Kepuasan Kerja (Y). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 65 pegawai negeri dimana seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik pengambilan sampel yakni sampling jenuh. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif, dengan instrument berupa kuesioner. Analisis data yang digunkan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

(1)keadilan distributif berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai dengan nilai koefisien beta sebesar (+) 1.141.

(2) Keadilan prosedural tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai.

Saran yang dapat diberikan berkaitan dengan temuan adalah:

(1) Sebagai mana hasil dari penelitian diatas diharapkan Rutan dapat menempatkan bidang pekerjaan pegawai sesuai dengan tanggung jawab pegawai.

(2) Pemimpin Rutan diharapkan mampu menampung segala masukan yang diberikan pegawai dengan tidak membedakan satu dengan lainnya serta bersikap adil kepada seluruh pegawai.

 

(3) Pemimpin diharapkan lebih mengayomi pegawai dengan memberikan penjelasan serta pengarahan bagi pegawai yang kurang memahami pekerjaan yang telah diberikan.