SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Konsep Keberkahan Dalam Pengelolaan Keuangan Asrama Yatim Piatu Pondok Pesantren Ni'matul Iman di Dau Kabupaten Malang

ISNA KURNIAWATI ANGGRIYA

Abstrak


Kata Kunci: Keberkahan, Makna Pengelolaan Keuangan, Paternalisme, Proses Pengelolaan Keuangan, Akad.

Konsep barokah merupakan hal utama yang melandasi pengelolaan keuangan dan pengembangan di Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman. Adanya konsep ini adalah sebagai bentuk penerapan hukum-hukum fiqih yang sesuai dengan syariat Islam. Dalam pelaksanaannya kehati-hatian dalam pengeloalan keuangan terkait dengan prinsip-prinsip hukum fiqih adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Allah SWT.

Ketika memaknai sebuah pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh lembaga nirlaba lain, maka akan dilakukan pengelolaan yang sesuai dnegan prosedurnya dan pada akhirnya menghasilkan sebuah laporan keuangan. Namun kondisi tersebut berbeda dengan Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman, dimana pengelolaan keuangan dilaksanakan dengan basis paternalism atau hubungan antara anak dan ayah. Selain itu ketika proses pengelolaan keuangan dilakukan maka dalam transaksinya akan memperhatikan akad yang terjadi untuk menjaga kaidah-kaidah fiqihnya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui

(1) konsep keberkahan dalam pengelolaan keuangan,

(2) makna pengelolaan keuangan,

(3) bagaimana proses pengelolaan keuangan yang ada di Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa

(1) Konsep keberkahan merupakan pondasi utama dalam pengelolaan keuangan di Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman dan perilaku tersebut merupakan bagian dari behavioral finance dimana tindakan dalam mengelola keuangan dipengaruhi oleh faktor psikologis dari pengelola.

(2) Makna pengelolaan keuangan yang ada pada Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman berbasis paternalism dimana hal itu dibuktikan dengan tidak adanya pelaporan dana yang masuk dan keluar karena pengasuh menganggap bahwa hubungannya dengan santri adalah seperti ayah dan anak

 

(3) Proses pengelolaan keuangan pada Asrama Yatim Piatu dan Dhuafa Pondok Pesantren Ni’matul Iman meliputi sumber-sumber pendanaan dimana dana diperoleh dari dana pribadi pengasuh, asset yang dimiliki oleh pondok pesantren serta donatur. Transaksi donasi yang dilakukan adalah berdasarkan akad yang terjadi, sebab hal itu untuk memastikan hukum fiqh tetap dijaga. Fungsi lain seperti perencanaan tidak dilakukan secara sistematis dan uang yang masuk maupun keluar berputar sangat cepat, namun untuk ketepatan dana sudah dialokasikan dengan baik.