SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Monday Effect terhadap Return Saham Studi Perusahaan yang termasuk dalam Indeks Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2014-2018

AHMAD BAGUS SAPUTRA

Abstrak


Pasar modal efisien merupakan suatu pasar dimana harga sekuritas di pasar merupakan cerminan dari semua informasi yang tersedia, baik informasi masa lalu, informasi publik, maupun informasi privat. Apabila pasar dikatakan efisien maka kemungkinan bagi investor untuk memperoleh laba yang tidak normal (abnormal return) sangat kecil. Hal ini dikarenakan pasar akan dengan sangat cepat bereaksi terhadap informasi baru yang masuk ke bursa sehingga pasar akan dengan cepat pula bergerak mencapai keseimbangan baru. Namun pada kenyataannya masih terdapat kondisi anomali pasar seperti monday effect dimana hari perdagangan memiliki return yang negatif atau rendah. Hal ini terkait teori financial behavioral dimana investor menganggap bahwa hari Senin merupakan awal dari perdagangan dan investor merasa malas untuk melakukan transaksi pembelian dan lebih cenderung penjualan sehingga mengakibatkan return bernilai negatif.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat monday effect terhadap return saham perusahaan yang termasuk dalam Indeks Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2014-2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisis metode regresi GARCH (1,1).Sampel penelitian menggunakan variabel dummy hari Senin. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan yang termasuk dalam Indeks Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun2014-2018 sebanyak 160 perusahaan dengan sampel akhir 58 perusahaan.

 

Hasil penelitian menemukan bahwa kondisi rata-rata return saham hari Senin bersifat fluktuatif dengan trend cenderung naik dan terdapat fenomena monday effect pada return saham perusahaan yang termasuk dalam Indeks Kompas 100 di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2014-2018. Sehingga diharapkan investor dalam melakukan strategi pengambilan keputusan investasi tidak hanya mengedepankan emosi dan tidak seharusnya terpengaruh oleh aksi dari investor lainnya.