SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Efektifitas Penerapan Online Travel Agent Berdasarkan Teori Technology Acceptance Model (TAM) Dalam Meningkatkan Room Selling Pada Grand Cakra Hotel Malang

NOVIA AYU PANGESTUTI

Abstrak


Kata Kunci: Online Travel Agent, Technology Acceptance Model, Room Occupancy/Selling

Pasar teknologi yang berkembang saat ini menjadikan penerapan sistem teknologi dalam suatu organisasi atau perusahaan menjadi kebutuhan primer dalam peningkatan performa kerja. Penerapan teknologi dalam suatu organisasi tidak selamanya memiliki penerimaan yang baik. Sehingga penerimaan suatu teknologi dapat diukur salah satunya dengan indikator TAM (technology acceptance model). Dalam perusahaan bisnis jasa khususnya penyedia akomodasi baik transportasi maupun hotel atau penginapan, saat ini telah bermunculan agensi digital sebagai wujud pendekatan penerimaan teknologi informasi yaitu online travel agent.

Dalam teori TAM terdapat faktor-faktor pembangun sebagai alat pengukuran apakah  teknologi yang diterapkan dalam suatu perusahaan dapat diterima, antara lain yaitu: variabel dari luar, persepsi pengguna terhadap kemudahan, persepsi pengguna terhadap manfaat, sikap dalam menggunakan, perilaku untuk menggunakan, dan pemakaian nyata. Sehingga fokus penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut;

(1) Penerapan sistem teknologi informasi (online travel agent) di Grand Cakra Hotel;

(2) Model penerimaan teknologi atau technology acceptance model (TAM) di Grand Cakra Hotel;

(3)Efektifitas penerapan online travel agent dalam meningkatan penjualan kamar pada Grand Cakra Hotel;

(4) Perbandingan Skala Penjualan Kamar Hotel (Selling Room) Secara Offline khusus Travel Agent Dengan Online Melalui OTA Grand Cakra Hotel;

(5) Perbandingan skala penjualan kamar hotel dari tahun ke tahun khusus untuk penjualan melalui OTA.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan menggambarkan kondisi yang ditemui dengan teori yang ada. Dengan melakukan tahapan penelitian observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi yaitu peneliti secara langsung ikut berpartisipasi mengamati, mempelajari dan menganallisis penerapan OTA pada hotel melalui on the job training yang dilaksanakan kurang lebih satu bulan, serta wawancara dengan reservation and e-commerce clerk, front office manager, front office supervisor dann front desk agent hotel.

 

Hasil penelitian dari pengukuran teori TAM terhadap penerapan online travel agent pada hotel menunjukkan bahwa sistem teknologi tersebut dapat diterapkan, hotel mempunyai kemampuan backup tools yang baik dan terstandar sehingga tercipta efektifitas kerja dan peningkatan penjualan kamar atau room selling.