SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PengembanganE-module Berbasis Digital Flipbook Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa (Studi pada Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 1 Malang)

GUSTIARSIH MULIANA

Abstrak


RINGKASAN

Gustiarsih, M. 2019. Pengembangan E-module Berbasis Digital Flipbook pada Mata Pelajaran Otomatisasi Perkantoran Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa (Studi pada Peserta Didik Kelas X SMK Negeri 1 Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dr. Madziatul Churiyah, S. Pd., M.M.

 

Kata Kunci: E-module, Digital Flipbook, kemandirian belajar

Pengembangan E-module Mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran sesuai dengan Kurikulum 2013 sangat dibutuhkan, karena terbatasnya bahan ajar pada mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran. Melalui pengembangan E-module ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan ajar dan mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa Kelas X program keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran pada semester ganjil. Pengembangan E-module ini bertujuan untuk

(1) menghasilkan E-module berbasis Digital Flipbook pada mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran

(2) mengetahui kelayakan E-module berbasis Digital Flipbook yang telah dikembangkan melalui hasil validasi,

(3) mengetahui efektifitas E-module berbasis Digital Flipbook pada mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran dengan cara mengukur kemandirian belajar siswa.

Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah metode Borg and Gall (1983) dengan langkah-langkah yang telah disesuaikan dengan keadaan lapangan dan batas waktu yaitu

1) Penelitian Awal,

2) pengumpulan data,

3) Pengembangan Draft Produk Awal,

4) Uji Coba Produk Awal,

5) Revisi Hasil Uji Coba,

6) Uji Coba Lapangan,

7) Revisi Produk Final,

8) Produk Akhir.

Validasi dilakukan oleh 2 ahli yaitu ahli materi dan ahli E-module dan 25 siswa uji terbatas. Jenis data yang didapat dalam penelitian dan pengembangan ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif terdiri dari hasil wawancara, kritik dan saran dari validator ahli dan pengguna E-module (siswa). Data kuantitatif terdiri dari perhitungan skor  pada lembar validasi oleh ahli materi dan ahli E-module serta angket kemandirian belajar siswa.

Hasil berupa e-module yang tervalidasi oleh ahli materi yang menunjukkan bahwa ­e-module tersebut sangat valid, hasil validasi ahli e-module yang menunjukkan bahwa ­e-module tersebut sangat valid, dan hasil validasi pengguna (siswa) adalah yang menunjukkan bahwa ­e-module tersebut sangat valid. Hasil angket Self Regulated Learning menunjukkan bahwa tkemandirian belajar siswa tergolong sangat kuat dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa. Pada angket Self Regulated Learning diperoleh indiktor tertinggi dan terendah, adapun indiktor tertinggi adalah motivasi dan indikator tertendah adalah metakognisi.

Kajian produk dari penelitian dan pengembangan ini adalah

(1) produk yang dihasilkan berupa ­E-module Otomatisasi Perkantoran berbasis Digital Flipbook,

(2) hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan kriteria sangat valid dapat digunakan tanpa revisi, hasil validasi ahli e-module menunjukkan kriteria sangat valid dapat digunakan tanpa revisi, hasil validasi pengguna menunjukkan kriteria sangat valid dapat digunakan tanpa revisi.

(3) berdasarkan hasil uji efektivitas yang diperoleh dari angket Self Regulated Learning menunjukkan tingkat kemandirian dengan kriteria Sangat Kuat.

Saran pemanfaatan e-module Otomatisasi Perkantoran dalam pembelajar siswa yaitu

1) siswa disarankan untuk membaca dan dan memahami meteri pada e-module, karena saat pembelajaran guru hanya sebagai fasilitator,

(2) siswa dapat menanyakan kepada guru mengenai materi yang belum dimengerti.

Saran pemanfaatan e-module pembelajran guru yaitu

(1) guru disarankan menggunakan e-module Otomatisasi Perkantoran berbasis Digital Flipbook dalam proses pembelajaran,

 

(2) pada saat pembelajaran guru tidak menjelasakan materi secara monoton namun hanya bertindah sebagai  fasilitator. Saran pengembangan lebih lajut pada penelitian dan pengembangan e-module adalah menambahkan kompetensi dasar pada modul tidak hanya pada 1 semester, melakukan pembaharuan isi e-module sesuai dengan perkembangan teknologi yang berkembang.