SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Prngaruh Struktur Kepemilikan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Kebijakan Utang (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2017

MAGHFIROH LAYLATUL

Abstrak


Maghfiroh, L. 2019. Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Kebijakan Utang (Studi pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2013-2017). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Fadia Zen, S.E., M.M.

 

Kata kunci: kebijakan utang, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, pertumbuhan perusahaan

Kebijakan utang adalah suatu keputusan yang berkaitan dengan keputusan pendanaan yang dilakukan perusahaan dengan menggunakan dana yang bersumber dari pihak eksternal perusahaan. Kebijakan utang berkaitan dengan risiko terhadap kebangkrutan perusahaan. Apabila semakin besar utang perusahaan, maka semakin besar pula beban yang akan ditanggung perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, pertumbuhanperusahaan terhadap kebijakan utang pada perusahaan sampel.

Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausalitas dan data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013-2017 sebanyak 152 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 43 perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan

(1) kondisi kebijakan utang perusahaan sampel menunjukkan trend menurun,

(2) kondisi kepemilikan institusional perusahaan sampel menunjukkan trend menurun,

(3) kondisi kepemilikan manajerial perusahaan sampel menunjukkan trend meningkat,

(4) kondisi pertumbuhan perusahaan sampel menunjukkan trend menurun,

(5) kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang,

(6) kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan utang,

(7) pertumbuhan perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kebijakan utang.

Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, maka saran yang dapat peneliti berikan adalah:

(1) investor sebaiknya melihat pertumbuhan perusahaan untuk mengukur kinerja perusahaan sebagai pertimbangan keputusan investasi,

(2) perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan mengenai tingkat utang dan risiko keuangan yang mungkin bisa terjadi,

 

(3) peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambahkan variabel-variabel yang diduga berpengaruh terhadap penentuan kebijakan utang perusahaan dan menggunakan semua sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).