SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Konsep Keikhlasan dalam Pengelolaan Keuangan pada Pondok Lansia Baitul Miftahul Jannah

NINDY AVILIA

Abstrak


Kata Kunci: pengelolaan keuangan, keikhlasan, pondok lansia

Keberadaan lansia di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat mengingat lansia merupakan tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan keluarga. Peningkatan lansia ini berdampak baik dan buruk sehingga harus dikelola dengan baik. Dampak baiknya adalah sebagai tanda bahwa pembangunan di Indonesia membuahkan hasil. Sedangkan dampak buruknya adalah semakin banyak lansia yang terlantar karena keadaan ekonomi yang tidak menentu. Oleh karena itu adanya pondok lansia Baitul Miftahul Jannah cukup membantu pemerintah untuk mengurangi lansia yang terlantar. Fokus penelitian ini untuk mengetahui

(1) makna pengelolaan keuangan menurut pemilik pondok lansia Baitul Miftahul Jannah.

(2) proses pengelolaan keuangan pondok lansia Baitul Miftahul Jannah.

(3) konsep keikhlasan dalam pengelolaan keuangan pada pondok lansia Baitul Miftahul Jannah.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenogi dimana penelitian akan mendiskusikan tentang suatu objek kajian dengan memahami inti pengalaman dari suatu fenomena. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi, dokumentasi dan wawancara langsung dengan informan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa

(1) makna pengelolaan keuangan menurut pemilik pondok lansia Baitul Miftahul Jannah merupakan sebuah arus kas masuk dan keluar sebagai pendanaan dengan tujuan untuk tabungan akhirat.

(2) proses pengelolaan keuangan pada pondok lansia Baitul Miftahul Jannah bersifat kondisional sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.

(3) keikhlasan yang dilakukan oleh pemilik pondok lansia Baitul Miftahul Jannah membawa dampak yang baik untuk proses pengelolaan keuangan yang dilakukan.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diajukan oleh peneliti adalah:

(1) dalam perencanaan dana diperlukan penentuan target yang jelas dalam kurun waktu tertentu.

 

(2) diperlukan pencatatan yang lebih terperinci agar laporan keuangan lebih jelas sehingga lebih akuntabel dan transparan.