SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Return and Risk Antara Saham Berbasis Syariah dan Saham Konvensional yang Tercatat di Jakarta Islamic Index dan LQ45 Tahun 2014-2018.

KRISDIAN DHEA CHITA

Abstrak


ABSTRAK

Krisdian, D.C. 2019. Perbedaan Return and Risk Antara Saham Berbasis Syariah dan Saham Konvensional yang Tercatat di Jakarta Islamic Index dan LQ45 Tahun 2014-2018. Skripsi, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negari Malang. Pembimbing: Trisetia Wijijayanti, S.E., M.BA.

 

Kata Kunci: Return, Risk, Saham Syariah, Saham Konvensional

Investasi merupakan suatu kegiatan pembelian modal guna keberlangsungan di masa mendatang pada pasar modal. Saham syariah dan saham konvensional adalah salah satu jenis efek yang dapat dengan mudah ditemui pada Pasar Modal Indonesia. Saham-saham yang termasuk kedalam saham syariah dan saham konvensional memiliki tingkat kapitalisasi pasar yang besar dan likuiditas yang tinggi. Namun yang menjadi pilihan utama seseorang dalam berinvestasi adalah bagaimana return yang ditawarkan hingga seberapa kemungkinan risk yang akan terjadi.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antara return and risk pada saham syariah di Jakarta Islamic Index dengan return and risk pada saham konvensional di indeks LQ45 tahun 2014- 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif komparatif. Data yang digunakan adalah data perubahan rata-rata return dan rata-rata standar deviasi bulanan saham perusahaan pada periode tahun 2014-2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel akhir adalah 16 saham syariah yang listing di Jakarta Islamic Index dan 14 saham konvensional yang listing di indeks LQ45.

 

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa pada tahun 2014-2018 kondisi return and risk pada saham syariah menunjukkan garis trend menurun dan kondisi return and risk pada saham konvensional menunjukkan garis trend meningkat; serta hasil penelitian menunjukkan bahwa antara saham syariah dengan saham konvensional tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Sehingga investor dalam mengambil keputusan jual beli saham baik pada saham syariah maupun saham konvensional tidak perlu terpengaruh dengan jenis pasar saham.