SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Kearsipan Berbasis Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMKN 1 Boyolang Tulungagung).

ROSYADAH IFFA

Abstrak


ABSTRAK

Rosyadah, Iffa. 2019. Pengembangan Modul Kearsipan Berbasis Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa (Studi Pada Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMKN 1 Boyolang Tulungagung). Skripsi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. I Nyoman Suputra, M.Si.

 

Kata Kunci: Modul Kearsipan, Guided Inquiry, Hasil Belajar

Modul Kearsipan  dalam penelitian dan pengembangan ini disusun secara sistematis dengan menggunakan metode Guided Inquiry. Pembelajaran dengan menggunakan metode tersebut dapat menuntut peserta didik untuk lebih aktif. Metode Guided Inquiry memiliki beberapa tahapan antara lain adalah orientasi, rumusan masalah, merumuskan hipotesis, pengumpulan data, menguji hipotesis, dan membuat kesimpulan.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah:

(1) Menghasilkan bahan ajar berupa modul kearsipan berbasis Guided Inquiry pada kompetensi dasar memahami penyimpanan arsip sistem abjad, kronologis, geografis, nomor dan subjek kelas X OTKP di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung,

(2) Mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan modul dan yang tidak menggunakan modul pada mata pelajaran kearsipan dengan kompetensi dasar memahami penyimpanan arsip sistem abjad, kronologis, geografis, nomor, dan subjek kelas X OTKP di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan metode Borg & Gall yang memiliki beberapa tahapan antara lain, analisis masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi materi dan validasi modul, revisi produk, uji coba produk kelompok kecil, revisi produk dan penyempurnaan produk, uji coba produk kelompok besar. Data yang diperoleh dari penelitian dan pengembangan tersebut adalah data kuantitatif dan kualitatif.

Hasil analisis data kuantitatif adalah sebagai berikut:

(1) validasi ahli materi diperoleh hasil 91% maka dapat dinyatakan bahwa modul yang telah disusun sangat valid,

(2) validasi ahli modul diperoleh hasil 92% maka dapat dinyatakan bahwa modul yang telah disusun sangat valid,

(3) peserta didik pada uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 89% maka dapat dinyatakan bahwa modul yang telah disusun sangat layak untuk digunakan. Sedangkan data kualitatif diperoleh hasil kritik dan saran dari ahli materi, ahli modul, dan peserta didik pada uji coba kelompok kecil. Dari hasil belajar bisa disimpulkan bahwa kelas eksperimen yang menggunakan modul nilai rata-rata nya lebih tinggi yaitu pada hasil belajar didapatkan nilai rata-rata posttest dan psikomotorik 85% dan 87% sedangkan untuk kelas kontrol yang tidak menggunkan modul didapatkan nilai rata-rata posttest dan psikomotorik 76% dan 83%. Sehingga dari uji coba pada kelompok besar dapat dibuktikan bahwa modul Kearsipan berbasis Guided  Inquiry tersebut dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada kelas X OTKP di SMKN 1 Boyolangu Tulungagung. Saran untuk pengembangan produk lebih