SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Sistem Full Day School pada Aspek Kegiatan Pembelajaran (Studi pada Siswa Program Keahlian Pemasaran SMK Islam Batu)

Hariyati Reny

Abstrak


RINGKASAN

Hariyati, R. 2019. Analisis Sistem Full Day School Pada Aspek Kegiatan Pembelajaran (Studi Pada Siswa Program Keahlian Pemasaran SMK Islam Batu). Skripsi. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Suwarni, M.Si.

 

Kata Kunci: full day school, kegiatan pembelajaran

Dalam pelaksanaannya, sistem full day school terdiri dari kegiatan pembelajaran kokurikuler, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler dalam sehari. Beberapa sekolah dalam pelaksanaan sistem full day school, melebihi 8 jam dalam sehari untuk memenuhi ketentuan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan dan dampak sistem full day school pada aspek kegiatan pembelajaran di SMK Islam Batu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 10 informan yaitu waka kurikulum, waka kesiswaan, waka sarana dan prasarana, guru produktif pemasaran, guru adaptif, guru normatif, 4 siswa Program Keahlian Pemasaran SMK Islam Batu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem full day school di SMK Islam Batu terdiri dari

1) kegiatan kokurikuler upacara, yasinan, istighosah, praktik di Bank Mini dan praktik di UPJ.

2) kegiatan intrakurikuler dengan menerapkan kurikulum 2013 revisi alokasi waktu 1 jam 45 menit, menggunakan metode ceramah, diskusi dan penugasan. Guru belum menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan.

3) kegiatan ekstrakurikuler berupa ekstrakurikuler wajib dan ekstrakurikuler pilihan.

4) Jadwal kegiatan pembelajaran berlangsung 12 jam dalam sehari mencakup kegiatan kokurikuler, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler belum sesuai dengan ketentuan 8 jam hari sekolah oleh Permendikbud.

5) Fasilitas telah memadai namun pengelolaannya belum maksimal.

6) Penunjang pelaksanaan sistem full day school yaitu fasilitas yang memadai, guru yang aktif terlibat dalam seluruh kegiatan pembelajaran, dan adanya pihak luar yang bekerja sama.

7) Penghambat pelaksanaan sistem full day school yaitu kondisi siswa, penggunaan dan pengelolaan fasilitas yang kurang maksimal, waktu yang padat, dan guru yang kurang bervariasi dalam menerapkan metode pembelajaran.

Dampak sistem full day school pada aspek kegiatan pembelajaran terdiri dari

1) dampak bagi pelaksanaan kegiatan kokurikuler, intrakurikuler dan ekstrakurikuler yaitu beberapa kegiatan mengalami perubahan jadwal pelaksanaan.

2) Dampak positif bagi fasilitas yaitu adanya perbaikan dan pembangunan untuk melengkapi fasilitas sedangkan dampak negatifnya pengelolaan fasilitas sesuai fungsinya kurang maksimal.

3) Dampak positif bagi aktivitas belajar siswa meningkatnya aktivitas religius siswa di sekolah, siswa lebih banyak diskusi pengerjaan tugas dan praktik, sedangkan dampak negatifnya yaitu berkurangnya aktivitas belajar siswa di rumah, aktivitas belajar di sekolah semakin padat sehingga siswa mudah jenuh dan bosan.

Penelitian ini memiliki saran

1) pihak sekolah disarankan dapat menggunakan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan sistem full day school pada aspek kegiatan pembelajaran kokurikuler, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler yang sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Pihak sekolah juga disarankan untuk melakukan pengelolaan yang baik terhadap fasilitas sehingga dapat digunakan dengan baik sesuai dengan fungsinya.

2) guru disarankan agar melaksanakan kegiatan pembelajaran intrakurikuler dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa.

3) peneliti lain agar dapat mengembangkan penelitian mengenai sistem full day school pada aspek yang berbeda.

 

SUMMARY

Hariyati, R. 2019. Analysis of the Full Day School System on Aspects of Learning Activities (Study on the Student of Marketing Expertise Program SMK Islam Batu). Sarjana’s Thesis. Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang. Advisor: Dr. Hj. Suwarni, M.Si.

 

Keyword: full day school, learning activities

The implementation of this full day school system, consist of learning activity such as cocurricular, intracurricular, and extracurricular in a day. In the other hand, several school do this system for more than 8 hours a day to fulfill the provisions of this systems. The purpose of this study are for knowing the implementation and the impact from full day school system on the aspect of learning activity in SMK Islam Batu. This research using qualitative research plan with the type of case study research. The interviewees of this research are contains deputy head of curriculum, deputy head of student affairs, deputy head of facilities and infrastructure, productive marketing teacher, adaptive teacher, normative teacher, four students marketing expertise program from SMK Islam Batu. Data collection is done by interviews, observations, and documentation. Checking the validity of the data’s is done by source and technique triangulation.

The results of this study indicate that the implementation of a full day school system in the SMK Islam Batu consist of

1) cocurricular activities are shown as ceremony activities, reading surah yasin, istighosah, do some practice in the Mini Bank and also in the UPJ.

2) intracurricular activities using 2013 revised curriculum with allocation time 1 hour 45 minutes using lecture method of discussion and assignment. The teacher has not used varied and enjoyable learning methods.

3) extracurricular activities in the form of the compulsory and options extracurricular.

4) The learning schedule lasts 12 hours a day, including cocurricular, intracurricular, and also extracurricular activities not appropriate with the provisions of 8 hours of school days based on Permendikbud.

5) The school facilities are adequate but management of the facilities has not been maximized.

6) The support system of this full day school system is namely the adequate facilities, actively teacher who involved in all learning activities, and the other parties who work together.

7) The obstacle of the implementation of full day school system are from the student condition, less optimal use and management of facilities, the solid time, and the lack of variation learning method by teachers.

The impact of the full day school system on aspects of learning activities consist of

1) the impact of implementing activities such as cocurricular activities, intracurricular and extracurricular activities that is some activities experience changes in the implementation schedule.

2) The positive impact on facilities, are improvements and development to complement facilities while the negative impact of facilities are management is in accordance with is function is not optimal enough.

3) The positive impact of learning activities are shown from the increase in religious activity in the school, the students have a lot discussion session on work assignments and practices, meanwhile the negative impact are the lack of learning activity by students in their houses, the school learning activity are getting denser so the students start to be bored and saturated.

This research offering some suggestion such us

1) the school is advised consider to use this research for knowing the implementation of the full day school system on aspects of the cocurricular, intracurricular, and extracurricular learning activities in accordance with the Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah. The school are also advised to carry out good management of facilities so that they can be used properly according to their functions.

2) the teachers are advised to carry out intracurricular learning activities by using varied dan fun learning methods to reduce student learning saturation.

 

3) other researchers are advised to develop research about the full day school system in different aspects.