SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL TEKNOLOGI PERKANTORAN DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK (StudipadaKDMenerapkanPengelolaanInformasiMelaluiBlogkelas X OTKP di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen)

INDRIANI ELIN

Abstrak


RINGKASAN

Indriani, Elin. 2019. Pengembangan Modul Teknologi Perkantoran Dengan Pendekatan Saintifik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik. (Studi pada Kompetensi Dasar Menerapkan Pengelolaan Informasi Melalui Blog kelas X OTKP di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si., M.Bus.

 

Kata Kunci: Modul, Teknologi Perkantoran, Pendekatan Saintifik, Hasil Belajar.

Modul adalah bahan ajar cetak yang digunakan dalam proses pembelajaran yang dirancang secara sistematis untuk mencapai suatu kompetensi yang diharapkan. Dalam hal ini modul sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, modul untuk mata pelajaran Teknologi Perkantoran pada kelas X OTKP SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen masih belum memenuhi keseluruhan materi pokok khususnya pada kompetensi dasar menerapkan pengelolaan informasi melalui blog yang pada akhirnya tujuan dari pembelajaran tersebut belum maksimal tercapai.

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk :

(1) Menghasilkan bahan ajar yang berupa modul Teknologi Perkantoran pada kompetensi dasar Menerapkan Pengelolaan Informasi Melalui Blog dengan Pendekatan Saintifik pada peserta didik kelas X OTKP di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.

(2) Mengetahui kelayakan modul Teknologi Perkantoran yang telah dikembangkan melalui uji validasi ahli modul, ahli materi dan peserta didik.

(3) Mengetahui perbedaan hasil belajar antara peserta didik kelas kontrol yang tidak menggunakan modul dengan peserta didik eksperimen yang menggunakan modul.

Berdasarkan tujuan tersebut, peneliti mengembangkan modul Teknologi Perkantoran dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang terdiri dari 8 (delapan) langkah yaitu

(1) potensi masalah,

(2) pengumpulan data,

(3) desain produk,

(4) validasi desain,

(5) revisi desain,

(6) uji coba produk,

(7) revisi produk,

(8) uji coba pemakaian.

Hasil dari penelitian dan pengembangan ini yaitu

(1) Modul Teknologi Perkantoran pada Kompetensi Dasar Menerapkan Pengelolaan Informasi Melalui Blog dengan Pendekatan Saintifik.

(2) Analisis data yang digunakan untuk mengukur kelayakan dari penggunaan modul yaitu penilaian validasi ahli materi dan ahli modul. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 88,6% dengan kategori sangat valid, dan ahi modul sebesar 94% dengan kategori sangat valid. Modul juga mendapat respon peserta didik sebesar 92,2% dengan kategori sangat efektif yang dikumpulkan melalui angket subyek uji coba

(3) Perbedaan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol terlihat pada nilai rata-rata hasil belajar. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol pada ranah kognitif sebesar 84,5 dan 79,8. Sedangkan, rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol pada ranah psikomotor sebesar 88,3 dan 84,4. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul Teknologi Perkantoran dengan pendekatan saintifik sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran.

Saran bagi peneliti selajutnya agar mengembangkan modul dengan kompetensi dasar yang berbeda. Apabila mengembangkan kompetensi dasar yang sama untuk menjelaskan mengenai beberapa web log agar lebih variatif.

 

SUMMARY

Indriani, Elin. 2019. Developing  Office Technology Module with Scientific Approach to Improve Students’ Achievement. (Study on Competency Implementing Information Management through Blog the Tenth Grade Students of OTKP at SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen). Sarjana’s Thesis. Department of Management, Faculty of Economics Universitas Negeri Malang. Advisor: Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si., M.Bus.

 

Keywords: Module, Office Technology, Scientific Approach, Learning Outcome.

Module are printed teaching materials used in the learning process that are systematically designed to achieve an expected competency. In this case, the module plays a significant role in the learning process. However, the module for Office Technology for the tenth grade of OTKP in SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen have still not met the overall subject matter, especially on basic competence of Implementing Information Management through Blog that ultimately the goal of learning has not been well achieved.

This development research aims to:

(1) Produce teaching materials in the form of Office Technology module on basic competencies of Implementing Information Management through Blog with a Scientific Approach to OTKP class X students at SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen.

(2) Knowing the feasibility of Office Technology modules that have been developed through the validation test of module experts, material experts and students.

(3) Knowing the difference in learning outcomes between control class students who did not use the module with experimental students using the module.

Based on the objective, the researcher develops Office Technology module by using Borg and Gall development model consisting of 8 (eight) steps:

(1) potential problem,

(2) data collection,

(3) product design,

(4) design validation,

(5) design revision,

(6) product trial,

(7) product revision,

(8) trial usage.

The results of this research and development are:

(1) Office Technology module on Basic Competence Implementing Information Management through Blog with Scientific Approach.

(2) Data analysis used to measure the feasibility of using module such as expert validation assessment that is  material expert and module experts. The results of the validation obtained from material experts were 88.6% with very valid categories, and ahi modules were 94% with very valid categories. Modules also get student responses of 92.2% with very effective categories collected through subject matter questionnaires.

(3) the differences in the learning outcomes of the experimental and control class students were seen in the mean learning results. The average of experimental class learning outcome and control class in the cognitive domain is 84,5 and 79,8. Meanwhile, the average of experimental class learning result and control class in psychomotor domain is 88,3 dan 84,4. Thus it can be concluded that the Office Technology module with a scientific approach is very feasible to use in learning.

Suggestion for researchers is to develop modules with different basic competencies. However, it the development is the same basic competencies, they should explain some web logs to be more varied.