SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Citra Merek Terhadap Loyalitas Merek Adidas Yang Dimediasi Oleh Kepercayaan Merek (Studi pada Kelompok Supporter Aremania)

FERDIAN PRASETYO

Abstrak


Pengaruh Citra Merek terhadap Loyalitas Merek Adidas yang dimediasi oleh Kepercayaan Merek (Studi pada Kelompok Supporter Aremania)

Ferdian Prasetyo Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang, Jl. Semarang 5 Malang,

HP. 082131482711, ferdian87size@gmail.com

 

Abstract: Product specifications are the main thing in the community's assessment of product. One of them is in the field of fashion which is currently developing with many types and choices that are able to attract consumers.

The purpose of this research are to know:

(1) Brand image condition, brand trust and brand loyalty to Aremania support group,

(2) Direct impact of brand image to customer trust,

(3) Direct and indirect impact of brand image to brand loyalty, and

(4)  Direct impact of brand trust to brand loyalty.

This research uses a descriptive and explanatory design with quantitative approach. The population of this research are consumers who had purchased Adidas products for at least three times. Sample determining used is purposive sampling, with the number of respondents are 152 that had been counted by the formula of infinite population. Data analysis used is a descriptive statistic analysis and path analysis.

The result of this research shows that:

(1) The condition of Adidas brand image in Aremania support group is very good, the condition of Adidas brand trust is very good, and the condition of Adidas brand loyalty is good,

(2) Brand image has a positive effect into the brand trust,

(3) Brand image has a direct and indirect positive effect into the brand loyalty, and

(4) Brand trust has a positive effect into the brand loyalty.

 

Keywords: brand image, brand loyalty, brand trust, Adidas

Spesifikasi produk merupakan hal yang utama dalam penilaian masyarakat terhadap suatu produk. Selera masyarakat Indonesia sebagai konsumen terhadap suatu produk semakin meningkat mengikuti perkembangan persaingan bisnis yang dilakukan oleh perusahaan, dimana peran teknologi telah mendorong majunya perkembangan diberbagai aspek. Masyarakat saat ini dapat dengan mudah memperoleh informasi produk apa saja yang diminatinya. Hal ini mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam mengkonsumsi suatu produk.

Berkembangnya teknologi saat ini juga menjadi faktor pendorong meningkatnya minat konsumen untuk membeli produk, salah satunya dalam dunia fashion. Perkembangan dunia fashion semakin beragam, pakaian bukan lagi hanya sebagai kebutuhan sandang, melainkan untuk memenuhi gaya hidup. Berkembangnya dunia fashion menciptakan berbagai model dan fungsi dalam berpakaian. Setiap orang memiliki pandangan masing-masing dalam gaya berpakaian, mulai dari konsumen yang melihat dari segi kualitas bahan, merek hingga model yang sesuai selera dan mengikuti perkembangan jaman. Beragamnya model dan fungsi dalam berpakaian menciptakan persaingan yang ketat dalam dunia fashion. Hal ini menuntut perusahaan untuk menciptakan produk fashion yang diminati oleh konsumen sehingga dapat mempertahankan pasar.

Salah satu aspek utama yang diperhatikan oleh masyarakat Indonesia dalam membeli pakaian adalah merek. Menurut Keegan (dalam Ferrinadewi, 2008:137), “merek merupakan sejumlah citra dan pengalaman dalam benak konsumen yang mengkomunikasikan manfaat yang dijanjikan produk yang diproduksi oleh perusahaan tertentu.” 

Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (dalam Ferrinadewi, 2008:137), “merek adalah nama, istilah, tanda, simbol, desain, atau kombinasi keseluruhannya, yang ditujukan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa yang ditawarkan perusahaan sekaligus sebagai diferensiasi produk.”

Merek suatu produk dapat membentuk loyalitas konsumen pada produk tertentu. Menurut Oliver (dalam Hurriyati 2008:128), “loyalitas adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan perubahan perilaku.” Loyalitas merek didefinisikan sebagai sikap menyenangi terhadap suatu merek yang direpresentasikan dalam pembelian yang konsisten terhadap merek itu sepanjang waktu (Setiadi 2003:200).

Salah satu unsur yang menyebabkan konsumen loyal terhadap sebuah merek adalah kepercayaan konsumen. Hal tersebut didukung oleh penelitian Chinomona (2016) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek dan penelitian yang dilakukan oleh Naggar dan Bendary (2017) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Menurut Delgado (dalam Ferrinadewi 2008:150), “kepercayaan merek adalah harapan akan kehandalan dan intensi baik merek.” Kepercayaan merek didasarkan pada pengalaman konsumen dengan merek tersebut. Menurut Costabile (dalam Ferrinadewi 2008:148), “pengalaman dengan merek akan menjadi sumber bagi konsumen bagi terciptanya rasa percaya pada merek dan pengalaman ini akan mempengaruhi evaluasi konsumen dalam konsumsi, penggunaan atau kepuasan secara langsung dan kontak tidak langsung dengan merek”.

Salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas merek adalah citra merek (brand image). Hal tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Ogba dan Tan (2009) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas dan penelitian yang dilakukan oleh Pramudyo (2012) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas. Menurut Kotler dan Fox (dalam Setiadi 2003:180), “citra sebagai jumlah dari gambaran-gambaran, kesan-kesan, dan keyakinan-keyakinan yang dimiliki seseorang terhadap suatu objek.” Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan preferensi terhadap suatu merek. Menurut Dobni dan Zinkhan (dalam Ferrinadewi 2008:165), “citra merek merupakan konsep yang diciptakan oleh konsumen karena alasan subyektif dan emosi pribadinya. Oleh karena itu dalam konsep ini persepsi konsumen menjadi lebih penting daripada keadaan sesungguhnya”.

Adidas merupakan perusahaan fashion asal Jerman yang didirikan oleh Adi (Adolf) Dassler. Nama Adidas diresmikan sejak tahun 1948 yang diambil dari nama Adi Dassler dengan menghubungkan nama “Adi” dan satu suku kata dari nama Dassler yaitu “Das”. Perusahaan Adidas merupakan perusahaan yang diawali dengan memproduksi sepatu sepakbola. Proses produksi yang menghasilkan sepatu dengan kualitas tinggi mengantarkan perusahaan Adidas menjadi perusahaan yang dikenal melalui ajang Olimpiade. Semakin berkembangnya jaman membuat perusahaan Adidas meluncurkan banyak produk yang mendukung kegiatan olahraga khususnya sepak bola, mulai dari kebutuhan pemain sepak bola outdoor, pelatih, dan sepakbola indoor yang berkembang menjadi pakaian casual untuk kegiatan sehari-hari dan menjadi ciri khas penonton sepak bola.

Objek yang akan di teliti adalah kelompok supporter sepak bola Aremania. Alasan memilih objek tersebut karena Aremania adalah salah satu kelompok supporter sepak bola terbesar di Indonesia dan produk Adidas menjadi salah satu atribut yang menjadi simbolis dalam gaya berpakaian kelompok supporter saat ini. Gaya berpakaian supporter di Indonesia merupakan dampak globalisasi dari gaya berpakaian supporter di Eropa yang identik menggunakan gaya berpakaian casual dengan merek-merek tertentu yang melekat di pakaiannya, salah satunya adalah Adidas. Sehingga saat ini supporter Aremania lebih memperhatikan gaya berpakaian ketika menyaksikan pertandingan sepak bola di stadion.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat diajukan hipotesis sebagai berikut:

H1 : Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan citra merek terhadap kepercayaan merek Adidas pada kelompok supporter Aremania

H2 : Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan kepercayaan merek terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania

H3 : Terdapat pengaruh secara positif dan signifikan citra merek terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania

H4 : Terdapat pengaruh secara tidak langsung citra merek terhadap loyalitas merek melalui kepercayaan merek Adidas pada kelompok supporter Aremania

 

METODE PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini tergolong infinite population. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok supporter Aremania yang pernah membeli produk Adidas sebanyak ≥ 3 kali. Penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 152 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner secara langsung kepada responden.

Gambar 1. Rancangan Penelitian

(Sumber: Diolah oleh Peneliti, 2018)

 

Teknik Analisis Data

Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini akan diuji menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis jalur path. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Analisis jalur path digunakan dalam menguji besarnya sumbangan (kontribusi) yang ditunjukkan oleh koefisien jalur pada setiap diagram jalur dari hubungan kausal antara variabel.

 

HASIL

Berdasarkan analisis statistik pada variabel citra merek, diperoleh nilai grand mean sebesar 4,50 yang berarti bahwa citra merek Adidas sangat baik. Variabel kepercayaan merek diperoleh nilai grand mean sebesar 4,27 yang berarti kepercayaan terhadap merek Adidas sangat baik. Sedangkan variabel loyalitas merek diperoleh nilai grand mean sebesar 4,17 yang berarti bahwa loyalitas terhadap merek Adidas dikategorikan baik.

Gambar 2. Diagram Jalur dengan Nilai Path

(Sumber: Diolah oleh Peneliti, 2018)

 

Hasil pengujian hipotesis pengaruh langsung dan tidak langsung dapat diketahui melalui tabel berikut.

Tabel 1. Rangkuman Perhitungan Pengaruh Variabel

Hubungan Antar Variabel       Pengaruh Langsung    Pengaruh Tidak Langsung      Pengaruh Total            Nilai Signifikan        Keterangan

X         Z

0,246   0,002   H_1 diterima

Z  Y

0,234   0,001   H_2 diterima

X  Y

0,349   0,056   0,405   0,000   H_3 dan H_4 diterima

 

PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil analisis jalur, pengujian menunjukkan bahwa koefisien jalur bernilai positif yang berarti citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek Adidas pada kelompok supporter Aremania. Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi atau semakin baik citra merek maka cenderung dapat meningkatkan kepercayaan merek. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ulya dan Astuti (2016) yang menyatakan bahwa citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan pelanggan. Puspita, dkk (2017) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan merek. Bastian (2014) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap kepercayaan merek. Dengan demikian merek Adidas mampu menanamkan hal positif dalam benak konsumen sehingga konsumen percaya terhadap produk merek Adidas.

Berdasarkan hasil analisis jalur, pengujian menunjukkan bahwa koefisien jalur bernilai positif yang berarti kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania. Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi atau semakin baik kepercayaan merek maka cenderung dapat meningkatkan loyalitas merek. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Chinomona (2016) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Naggar dan Bendary (2017) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Rizan (2012) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Bastian (2014) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas. Sahin, dkk (2011) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek. Ahmed (2014) yang menyatakan bahwa kepercayaan merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek.

Berdasarkan hasil analisis jalur, pengujian menunjukkan bahwa koefisien jalur bernilai positif yang berarti citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania. Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi atau semakin baik citra merek maka cenderung dapat meningkatkan loyalitas merek. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ogba dan Tan (2009) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas. Pramudyo (2012) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas. Rizan (2012) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas merek. Bastian (2014) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas merek. Mabkhot (2017) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas merek. Djumarno dan Djamaluddin (2017) yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh secara positif terhadap loyalitas.

Berdasarkan hasil analisis jalur, pengujian menunjukkan bahwa koefisien jalur bernilai positif yang berarti citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek Adidas melalui kepercayaan merek pada kelompok supporter Aremania. Citra merek memiliki peran penting dalam mempengaruhi loyalitas merek. Selain itu, terdapat unsur kepercayaan yang dapat memperkuat terbentuknya loyalitas pelanggan terhadap sebuah merek. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Puspita, dkk (2017) menyatakan bahwa faktor sosial, citra merek, dan kualitas produk berpengaruh secara signifikan baik simultan maupun parsial terhadap loyalitas pelanggan melalui kepercayaan merek.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan citra merek terhadap kepercayaan merek Adidas pada kelompok supporter Aremania (H1 diterima). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan kepercayaan merek terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania (H2 diterima). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan citra merek terhadap loyalitas merek Adidas pada kelompok supporter Aremania (H3 diterima). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan citra merek terhadap loyalitas merek Adidas melalui kepercayaan merek pada kelompok supporter Aremania (H4 diterima).

 

Saran

Sebaiknya produsen merek Adidas mencoba menaikan nilai jual merek Adidas di gaya casual dengan tidak mudah memberikan potongan harga dan menjadikan nilai produk merek Adidas semakin tinggi sehingga responden merasa semakin percaya diri karena menggunakan produk merek Adidas yang memiliki nilai yang tinggi. Pada dasarnya merek Adidas adalah produk yang melayani fashion olahraga, kemudian memperluas pangsa pasar dalam fashion gaya casual yang banyak dijadikan sasaran oleh kompetitor merek lain khusus gaya berpakaian supporter sepak bola. Sedangkan saran untuk peneliti selanjutnya yaitu, penelitian ini menggunakan sampel kelompok supporter Aremania yang terdiri dari berbagai karakter dan latar belakang. Pengambilan sampel dilakukan ketika dalam suatu pertandingan sehingga kondisi kurang kondusif. Oleh karena itu, untuk penelitian selanjutnya yang menggunakan responden yang sama dengan penelitian ini, sebaiknya melakukan penelitian pada home base atau kelompok supporter yang terorganizir dengan baik sehingga lebih mudah dalam pengambilan data.

 

DAFTAR RUJUKAN

Ahmed, Z., Ahmad, M. & Haq, M. 2014. “Effect of Brand Trust and Customer Satisfaction on Brand Loyalty in Bahawalpur” Journal of Sociological Research 5(1):306-326

Bastian, D.A. 2014. “Analisa Pengaruh Citra Merek (Brand Image) dan Kepercayaan Merek (Brand Trust) terhadap Loyalitas Merek (Brand Loyalty) ADES PT. Ades Alfindo Putra Setia” Jurnal Manajemen Pemasaran 2(1):1-9 Chinomona, R. 2016. “Brand Communication, Brand Image and Brand Trust as antecedents of Brand Loyalty in Gauteng Province of South Africa” African Journal of Economic and Management Studies 7(1)

Djumarno., Oktaviadri, S. & Said, D. 2017. “The Effect of Brand Image, Product Quality, and Relationship Marketing on Customer Satisfaction and Loyalty” International Journal of Business Marketing and Management 2(10):15-24 El Naggar, R.A.A. & Bendary, N. 2017. “The Impact of Experience and Brand Trust on Brnad Loyalty, while considering the mediating effect of brand Equity dimensions, an empirical study on mobile operator subscribers in Egypt.” The Bussiness and Management Review 9(2):16-25

Ferrinadewi, E. 2008. Merek dan Psikologi Konsumen. Yogyakarta: Graha Ilmu Griffin, J. 2016. Customer Loyalty: Menumbuhkan dan Mempertahankan Kesetiaan Pelanggan oleh Jill Griffin. Jakarta: Erlangga Hurriyati, R. 2008. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen. Bandung: Alfabeta

Mabkhot, H.A., Shaari, H. & Salleh, S.M. 2017. “The Influence of Brand Image and Brand Personality on Brand Loyalty, Mediating by Brand Trust: An Empirical Study” Jurnal Pengurusan 50:1-18 Noor, J. 2011. Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana

Ogba, I.E. & Tan, Z. 2009. “Exploring the Impact of Brand Image on Customer Loyalty and Commitment in China” Journal of Technology Management in China 4(2)132-144

Pramudyo, A. 2012. “Pengaruh Citra Merek terhadap Loyalitas melalui Kepuasan sebagai Intervening.” JBMA 1(1):1-16

Puspita, R., Yunus, M. & Sulaiman. 2017. “Pengaruh Faktor Sosial, Citra Merek, dan Kualitas Produk terhadap Kepercayaan Merek serta Dampaknya pada Loyalitas Pelanggan Telepon Selular” Jurnal Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah 1(1):46-58 Riduwan., E.A.K. 2014. Cara Mudah Menggunakan dan Memaknai Path Analysis (Analisis Jalur). Bandung: Alfabeta

Rizan, M., Saidani, B. & Sari, Y. 2012. “Pengaruh Brand Image dan Brand Trust terhadap Brand Loyalty Teh Botol Sosro.” Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI) 3(1):1-17

Sahin, A., Zehir, C. & Kitapci, H. 2011. “The Effect of Brand Experiences, Trust and Satsfaction on Building Brand Loyalty; An Empirical Research on Global Brands.” Procedia Social and Behavioral Sciences 24:1288-1301 Sangadji, E.M. & Sopiah. 2013. Perilaku Konsumen Pendekatan Praktis. Yogyakarta: Andi

Setiadi, N.J. 2003. Perilaku Konsumen Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta Timur: Prenada Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta

Supriyadi., Fristin, Y. & Indra, G. 2016. “Pengaruh Kualitas Produk dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian” Jurnal Bisnis dan Manajemen 3(1):135-144

Ulya, N.N. & Astuti, S.R.T. 2016. “Analisis Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Layanan terhadap Kepercayaan dan Implikasinya terhadap Keputusan Pembelian Produk pada Optik Gajahmada Semarang” Diponegoro Journal of Management 5(3):1-8

 

Universitas Negeri Malang. 2010. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: Universitas Negeri Malang.