SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Mengulas Keputusan Investasi pada Organisasi Keagamaan (Studi pada Masjid Besar Sabilillah Malang)

SUSANTI DWI RETNO

Abstrak


RINGKASAN

Susanti, Dwi Retno. 2019. Mengulas Keputusan Investasi pada Organisasi Keagamaan (Studi pada Masjid Besar Sabilillah Malang). Skripsi. Jurusan Managemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: H. Subagyo, S.E., S.H., M.M.

 

Kata Kunci : Keputusan Investasi, Organisasi Keagamaan, Bentuk-Bentuk Investasi, Latar Belakang Keputusan Investasi

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam tentang keputusan investasi yang diambil suatu organisasi keagamaan. Masjid Besar Sabilillah Malang merupakan organisasi keagamaan berbentuk yayasan yang dikategorikan ke dalam organisasi nirlaba (non-profut oriented). Sebagai suatu organisasi nirlaba, Masjid tidak terlepas dari keputusan investasi dalam pengelolaan sumber dananya.

Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh secara langsung melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Pengecekan keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber (pengecekan keabsahan data dengan membandingkan yang diperoleh dari berbagai sumber) dan triangulasi teknik (mengecek data sama dengan teknik yang berbeda).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna investasi bagi Masjid Besar Sabilillah adalah tabungan dalam bentuk penanaman modal yang berupa barang dan jasa guna meningkatkan fungsi dan manfaat Masjid sebagai rumah ibadah sesuai dengan rencana jangka panjang.  Aktivitas investasi yang dilakukan Masjid Besar Sabilillah tidak sebatas penanaman modal pada sumber daya natura (materi/benda) tetapi juga penanaman modal pada sumber daya manusia. Aktivitas investasi dianggap penting karena dapat memaksimalkan mutu pelayanan dan juga menambah pemasukan rutin yang digunakan untuk kegiatan operasional Masjid.

Bentuk-bentuk investasi yang dilakukan Masjid Besar Sabilillah sebagian besar adalah dalam bentuk fisik, yakni aset tetap berupa bangunan, fasilitas dan kendaraan. Terdapat juga temuan penelitian dalam bentuk properti berupa gedung pertemuan, menara dan bilik ATM. Selain itu, keputusan investasi yang dilakukan Masjid Besar Sabilillah tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga non fisik yakni  dalam jenis kegiatan seperti Kelompok Belajar Ibadah Haji (KBIH) dan Majelis Taklim. Ada pula investasi yang sifatnya pengembangan seperti mendirikan minimarket, koperasi Masjid, poliklinik dan sekolah.

 Berdasarkan temuan penelitian keputusan investasi yang diambil oleh Masjid Besar Sabilillah sebagai organisasi keagamaan memiliki tujuan lebih dari sekedar mencari laba semata. Latar belakang keputusan investasi yang pertama adalah memaksimalkan pelayanan kepada jamaah dan pengunjung Masjid Besar Sabilillah. Kemudian, latar belakang keputusan investasi yang kedua adalah menjadikan Masjid Besar Sabilillah sebagai pusat peradaban Umat Muslim. Selanjutnya, latar belakang keputusan investasi yang ketiga adalah menciptakan kemandirian finansial Masjid.