SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Komparasi Tingkat Financial Distress pada Pilihan Mekanisme Penambahan Ekuitas (Studi pada Perusahaan yang Listing di BEI Periode 2006-2015)

WINDARI DINDA AMALYA

Abstrak


Windari, Dinda Amalya. 2019. Analisis Komparasi Tingkat Financial Distress pada Pilihan Mekanisme Penambahan Ekuitas (Studi pada Perusahaan yang Listing di BEI Periode 2006-2015 . Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Yuli Soesetio, S.E,. M.M.

 

Kata Kunci: Financial Distress, HMETD, Non HMETD, Z-Score Altman Modifikasi.

Financial distress merupakan suatu kondisi yang menunjukkan tahap penurunan dalam kondisi keuangan perusahaan yang terjadi sebelum kebangkrutan. Penelitian ini akan menganalisis perbedaan tingkat financial distress pada mekanisme HMETD dan non HMETD. Untuk memprediksi terjadinya kebangkrutan, digunakan Model Z-Score Altman Modifikasi dengan penggunaan 2 (dua) tahun sebelum dan sesudah. Terdapat 213 perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu 126 perusahaan melakukan penambahan ekuitas melalui HMETD dan 87 perusahaan melakukan penambahan ekuitas non HMETD.. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda Wilcoxon Signed Ranks Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa:

1) Kondisi financial distress pada mekanisme penambahan ekuitas (HMETD dan non HMETD) mengalami penurunan. Dana yang diperoleh dari investor melalui HMETD dan non HMETD digunakan untuk memperkuat struktur pendanaan atau investasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

2) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat financial distress sebelum dan sesudah pelaksanaan HMETD,

3) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat financial distress sebelum dan sesudah pelaksanaan non HMETD,

 

4) Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat financial distress sesudah pelaksanaan HMETD dan sesudah pelaksanaan non HMETD. Saran untuk peneliti selanjutnya adalah memperbaiki keterbatasan pada penelitian ini serta memperpanjang tahun penelitian yang maksimal. Peneliti lanjut juga dapat memisahkan sampel penelitian kedalam jenis industri untuk mengetahui jenis industri dengan tingkat distress terbesar.