SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH ETNOSENTRISME KONSUMEN TERHADAP MINAT BELI MELALUICITRA MEREK PADA FASHION TENUN TRADISIONAL AWANETHNICCRAFT

ROHMAH AMELIA RIZKA

Abstrak


ABSTRAK

Rohmah, Amelia R. 2019. Pengaruh Etnosentrisme Konsumen terhadap Minat Beli melalui Citra Merek pada Fashion Tenun Tradisional Awanethniccraft (Studi Kasus Pada Model Kota Malang Tahun 2018/2019).Skripsi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.Pembimbing : Dr. Titis Shinta Dhewi, S.P.,M.M.

 

Kata Kunci: Etnosentrisme Konsumen, Minat Beli, Citra Merek.

Perdagangan bebas menyebabkan tingginya persaingan antar perusahaan di Indonesia.Fashion Tenun Awanethniccraft menjadi salah satu merek fashion yang sudah banyak penggemarnya salah satunya adalah kalangan model. Tingginya minat beli konsumen menjadi tolak ukur tingkat kemajuan atau citra perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi minat beli konsumen untuk melakukan pembelian pada produk fashion tenun tradisional awanethniccraft.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh etnosentrisme konsumen terhadap minat beli melalui citra merek pada fashion tenun tradisional awanethniccraft. Rancangan dalam penelitian ini diawali dengan menyebarkan kuesioner yang diberikan kepada sampel penelitian yaitu sebanyak 80 responden. Kemudiaan data tersebut diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Dalam pengelolaan data, digunakan beberapa uji untuk mendapatkan hasil penelitian yang valid. Penelitian ini menggunakana nalisis jalur/ path.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnosentrisme konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, etnosentrisme konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek, citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dan etnosentrisme konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli melalui citra merek.

Berdasarkan hasil penelitian, saran yang disampaikan kepada awanethniccraft adalah perusahaan harus menyempurnakan kualitas fashion tenun yang diproduksi dengan lebih inovatif, melakukan perbaikan harga dan menyewa model dan artis kelas atas tanah air untuk meningkatkan image perusahaan.