SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN DI SMK MUHAMMADIYAH 3 SINGOSARI

RISTANA DHESY NUR BUNGA

Abstrak


ABSTRAK

Ristana, D. N. B. 2019. Implementasi Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemandirian Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Administrasi Kepegawaian di SMK Muhammadiyah 3 Singosari. Skripsi, Jurusan Manajemen, Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: learning cycle 5E, hasil belajar dan kemandirian belajar.

Dalam abad 21 peran guru hanya sebagai fasilitator, guru hanya menjadi teman belajar bagi peserta didik. Model pembelajaran yang diterapkan guru sebelumnya kurang bervariatif yang cenderung menggunakan metode ekspositori. Peserta didik pasif dan hanya mengandalkan penjelasan materi dari guru. Hal tersebut dapat menghambat peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dan mengapresiasikan pemahamannya sehingga hasil belajar dan kemandirian belajar peserta didik masih rendah. Salah satu cara alernatif yang dapat merangsang keaktifan peserta didik dalam belajar adalah implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis:

(1) Implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Administrasi Kepegawaian di kelas XII APK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari,

(2) Hasil belajar peserta didik setelah implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Administrasi Kepegawaian di kelas XII APK 1 SMK Muhammadiyah 3 dan

(3) Kemandirian belajar peserta didik setelah implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Administrasi Kepegawaian di kelas XII APK 1 SMK Muhammadiyah 3.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindak kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dimana masing-masing siklus memiliki 4 tahapan yaitu:

(1) perencanaan dalam membuat rencana pelaksanaan pembelajar (RPP) untuk bahan proses pembelajaran, (2) pelaksanaan tindakan dari rencana pembelajaran yang telah dibuat,

(3) observasi pengumpulan data untuk mengetahui keterlaksanaan tindakan yang telah direncanakan dan

(4) refleksi mengemukakan kelebihan dan kekurangan setelah berakhirnya proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E, tes tertulis, lembar penilaian hasil belajar aspek psikomotorik dan lembar penilaian kemandirin belajar.

Hasil dari penelitian ini adalah

(1) Implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E pada mata pelajaran Administrasi Kepegawaian di kelas XII APK 1 SMK Muhammadiyah 3 Singosari dapat terlaksana dengan sangat baik. Keterlaksanaan aktivitas peserta didik dapat terlaksana dengan sangat baik.

(2) Hasil belajar aspek kognitif yang diperoleh melalui posttest, pada siklus I dan siklus II memperoleh peningkatan nilai dalam hasil belajar. Pada aspek psikomotorik siklus I  dan siklus II juga mengalami peningkatan dalam aspek keterampilan.

(3) Hasil kemandirian belajar yang diperoleh pada siklus I  dan siklus II mengalami peningkatan.

Kesimpulan yang dapat diambil dalam penelitian ini yaitu:

(1) Implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat terlaksana dengan sangat baik,

(2) Implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan

(3) Implementasi model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat meningkatkan kemandirian hasil belajar peserta didik.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran yang dapat diberikan yaitu:

(1) Peserta didik disarankan untuk dapat mengikuti proses pembelajaran dengan kondusif, fokus, aktif berpendapat dan bertanya,

(2) Guru diharapkan dapat menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 5E sebagai alternative pembelajaran yang bervariatif,

(3) Kepala sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan mengadakan pelatihan inovasi model pembelajaran dan

(4) Bagi peneliti selanjutnya sebagai bahan referensi.