SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN (STUDI PADA PESERTA DIDIK KELAS X PROGRAM KEAHLIAN OTOMATISASI DAN TATA KELOLA PERKANTORAN DI SMK NEGERI 1 NGAWI)

PERMATASARI INTAN

Abstrak


RINGKASAN

Permatasari, Intan. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Guided Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Kearsipan (Studi pada Peserta Didik Kelas X Program Keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran Di SMK Negeri 1 Ngawi). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Drs. H. Mohammad Arief, M.Si.

 

Kata Kunci: Bahan Ajar, Guided Inquiry, Hasil Belajar, Kearsipan

Penelitian dan pengembangan ini didasari oleh beberapa hal, yaitu:

(1) Pembelajaran dikelas menggunakan LKS dengan materi yang kurang lengkap dan tidak semua peserta didik memilikinya,

(2) Hasil belajar yang diperoleh peserta didik pada akhir pembelajaran belum optimal. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan bahan ajar berbasis guided inquiry yang pada dasarnya merupakan pembelajaran berpusat pada peserta didik.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah:

(1) Menghasilkan bahan ajar Kearsipan berbasis Guided Inquiry untuk peserta didik kelas X SMK Negeri 1 Ngawi program keahlian Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran,

(2) Mengetahui kelayakan bahan ajar yang telah dikembangkan melalui hasil validasi,

(3) mengetahui perbedaan hasil belajar dengan membandingkan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan bahan ajar dengan kelas kontrol yang tidak menggunakan bahan ajar.

Metode penelitian dan pengembangan ini terdiri dari 4 tahap yaitu:

(1) Define (Pendefinisian),

(2) Design (Perancangan),

(3) Develop (Pengembangan),

(4) Disseminate (Penyebaran). Validasi modul dilakukan oleh ahli modul dan ahli materi. Setelahnya modul diujicobakan pada kelompok kecil kepada 6 peserta didik di SMK Negeri 1 Ngawi.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan:

(1) Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar Kearsipan berbasis Guided Inquiry yang dilengkapi dengan buku pegangan guru,

(2) Hasil validasi ahli bahan ajar, ahli materi dan responden pada uji coba terbatas menunjukkan kriteria sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran,

(3) Perbandingan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.

 

Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah bahan ajar Kearsipan Berbasis Guided Inquiry layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Saran untuk guru dan peserta didik sebaiknya mempelajari materi di dalam bahan ajar sebelum pelaksanaan pembelajaran agar proses pembelajaran berlangsung efektif.