SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Korespondensi Bahasa Inggris Berbasis Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik (Studi pada Peserta Didik Kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran SMK Negeri 1 Ngawi)

Kevin Dita Arila

Abstrak


ABSTRAK

 

Modul merupakan salah satu bentuk bahan ajar yang tergolong dalam sarana dan prasarana pembelajaran dalam membantu penyampaian materi pembelajaran yang dirancang secara sisitematis untuk mencapai suatu kompetensi dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Akan tetapi, pada kenyataannya materi yang terdapat pada bahan ajar yang digunakan guru Korespondensi di SMK Negeri 1 Ngawi masih belum memenuhi keseluruhan materi pokok khususnya pada kompetensi dasar Menerapkan tata naskah surat menyurat Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya yang mengakibatkan tujuan dari pembelajaran tersebut belum maksimal tercapai. Dengan pengembangan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi ini diharapkan dapat memaksimalkan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar karena modul yang dikembangkan disesuaikan dengan perkembangan kurikulum saat ini dan materi yang disajikan pada modul ini lebih lengkap sesuai dengan silabus. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini yaitu (1)Menghasilkan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi untuk peserta didik kelas X Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran di SMK Negeri 1 Ngawi, (2) Menguji kelayakan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi melalui uji validasi, (3) Mengetahui perbedaan hasil belajar dengan membandingkan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi dan kelas kontrol yang tidak menggunakan modul. Uji hipotesis yang digunakan penulis untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah dengan menggunakan uji t.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) oleh Dick and Carey yang telah dimodifikasi dan disesuaikan dengan keadaan lapangan.Subjek dalam penelitian ini adalah validator ahli materi dan validator ahli modul.Selain itu, subjek uji coba kelompok kecil dalam penelitian ini terdiri dari enam peserta didik kelas OTP 2. Uji coba lapangan dalam penelitian ini terdiri dari kelas OTP 1 yang berjumlah 36 peserta didik sebagai kelas kontrol dan OTP 2 yang berjumlah 34 peserta didik sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, angket, dan tes.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa persentase kelayakan modul sebesar 83,5% dengan kategori sangat valid setelah divalidasi oleh validator ahli materi dan validator ahli modul. Selain itu, berdasarkan uji coba kelompok kecil kelayakan modul memperoleh persentase sebesar 83% dengan kategori sangat valid.Berdasarkan rumus yang telah ditetapkan, rata-rata hasil belajar dalam aspek kognitif kelas kontrol adalah sebesar 34, sedangkan rata-rata hasil belajar aspek kognitif untuk kelas eksperimen sebesar 42.Dalam aspek psikomotorik rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 42 dan kelas eksperimen sebesar 46.Berdasarkan hasil belajar kedua aspek yaitu aspek kognitif dan aspek psikomotorik, maka jika dijumlahkan kelas kontrol memiliki rata-rata hasil belajar sebesar 76 sedangkan kelas eksperimen memiliki rata-rata hasil belajar sebesar 88. Selain itu, hasil analisis uji t menunjukkan bahwa nilai thitung > ttabel (7,166 > 1,995) dengan probabilitas   0,05 (0,000   0,05), maka H0 ditolak. Artinya terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Saran pemanfaatan bagi guru yaitu dapat menggunakan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi ini sebagai referensi dalam kegiatan pembelajaran di kelas.Sedangkan saran pemanfaatan bagi peserta didik yaituu agar menggunakan modul Korespondensi Bahasa Inggris berbasis Demonstrasi ini sebagai sumber belajar dalam melakukan kegiatan belajar baik di dalam maupun di luar kelas.