SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH BRAND PERCEIVED QUALITY PRODUK KOSMETIK HALALTERHADAP REPURCHASE INTENTON MELALUI HALAL BRAND IMAGE (StudipadaKonsumenKosmetikWardah diJurusanManajemenFakultas EkonomiUniversitasNegeri Malang)

Khasanah Uswatun

Abstrak


ABSTRAK

Khasanah, U. 2019. Pengaruh Brand Perceived Quality Produk Kosmetik Halal terhadap Repurchase Intention Melalui Halal Brand Image (Studi pada Konsumen Kosmetik Wardah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Handri Dian Wahyudi, S.Pd., S.E., M.Sc.

 

Kata Kunci: Brand Perceived Quality, Repurchase Intention, Halal Brand Image.

Dinamika persaingan bisnis saat ini menuntut perusahaan mampu bertindak cepat dan tepat agar dapat terus bertahan. Untuk memenangkan pasar, perusahaan harus menciptakan nilai pada keunggulan bersaing, dengan tujuan konsumen memiliki niat untuk membeli produk dan mendorong minat pembelian ulang. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsumen dalam menentukan minat beli ulang yaitu informasi terkait produk seperti persepsi kualitas dan citra merek. Sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan pasar yang potensial dengan jumlah penduduk yang beragama Islam mencapai 87,21%, kondisi ini dimanfaatkan dalam pembentukan citra merek halal.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui:

(1) Kondisi brand perceived quality, repurchase intention, dan halal brand image pada konsumen kosmetik Wardah,

(2) Pengaruh langsung brand perceived quality terhadap repurchase intention,

(3) Pengaruh langsung brand perceived quality terhadap halal brand image,

(4) Pengaruh langsung halal brand image terhadap repurchase intention,

(5) Pengaruh langsung dan tidak langsung variabel brand perceived quality terhadap repurchase intention melalui halal brand image.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dskriptif dan eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen kosmetik Wardah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Penentuan sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling dan convenience sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 196 responden. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan metode analisis jalur dengan IBM SPSS Statistics V22.0.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:

(1) Kondisi brand perceived quality pada konsumen kosmetik Wardah adalah baik, kondisi repurchase intention adalah tinggi, dan kondisi halal brand image adalah sangat baik.

(2) Brand perceived quality berpengaruh positif terhadap repurchase intention,

(3) Brand perceived quality berpengaruh positif terhadap halal brand image,

(4) Halal brand image berpengaruh positif terhadap repurchase intention,

(5) Brand perceived quality berpengaruh positif secara langsung dan tidak langsung terhadap repurchase intention melalui halal brand image.

Berdasarkan penelitian ini, Kosmetik Wardah diharapkan:

(1) Terus meningkatkan kualitasnya,

(2) Cepat tanggap dalam merespon keinginan dan kebutuhan pengguna produk kosmetik Wardah,

(3) Melakukan promosi yang lebih gencar atas varian kosmetik lainnya yang ditawarkan,

(4) Konsisten memproduksi kosmetik-kosmetik yang aman dan terjamin kehalalannya.