SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemandiriandan HasilBelajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Administrasi Keuangan Kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Blitar

Ardhi Hidayatul Yogantari

Abstrak


ABSTRAK

 

Yogantari, A.H. 2019. Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Kemandirian dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Administrasi Keuangan Kelas XII Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Blitar.Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: Learning Cycle 5E, Kemandirian, Hasil Belajar

 

Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan Guru Mata Pelajaran Administrasi Keuangan diperoleh informasi bahwa kegiatan pembelajaran masih bersifat monoton dan belum memiliki model pembelajaran yang bervariasi. Informasi lainnya peserta didik masih kurang aktif dalam pembelajaran dan masih bergantung pada Guru dalam proses belajarnya, selain itu nilai hasil belajar ranah kognitif juga masih banyak yang berada di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kemandirian dan hasil belajar peserta didik, (2) Penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E, (3) Pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap kemandirian peserta didik, dan (4) Pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap hasil belajar peserta didik.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian adalah peseta didik kelas XII Administrasi Perkantoran 2 SMK Negeri 2 Blitar yang berjumlah 34 peserta. Pengumpulan data melalui: (1) Wawancara, (2) Observasi, (3) Tes Tertulis, (4) Catatan Lapangan, dan (5) Dokumentasi. Analisis data melalui tiga tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan mencakup 4 tahapan utama yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.

Hasil dari penelitian ini adalah (1) Kemandirian Belajar di kelas XII APK SMKN 2 Blitar masih tergolong kurang baik, dibuktikan dari hasil observasi yang memperlihatkan peserta didik hanya mengikuti instruksi dari Guru tanpa mau bernisiatif sendiri dalam proses pembelajaran, hasil belajar kognitif peserta didik juga membuktikan bahwa total 17 anak mendapatkan nilai dibawah KKM dan nilai klasikal kelas berada di bawah rata-rata. (2) Penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat berjalan lancar sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pada penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E keterlaksanaan Guru mengalami peningkatan sebesar 11,31% dari siklus I ke siklus II, sedangkan keterlaksanaan peserta didik juga mengalami peningkatan sebesar 12,91% dari siklus I ke siklus II. Hal ini dikarenakan Guru dan Peserta didik dapat membiasakan diri dengan tahapan yang ada pada LC5E,(3) Pada penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E kemandirian belajar peserta didik mengalami peningkatan sebesar 16,11% dengan presentase dari siklus I ke siklus II, hal ini dikarenakan LC5E menuntut peserta didik untuk meningkatkan inisiatif belajar mereka serta meningkatkan keaktifan dalam belajar, dan (4) Pada penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E hasil belajar ranah kognitif mengalami peningkatan sebesar 8,68% dan ranah psikomotorik mengalami peningkatan sebesar 12,62% dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, kesimpulan secara keseluruhan adalah model pembelajaran Learning Cycle 5E sangat layak digunakan dalam pembelajaranyang memiliki karakteristik sama dengan model pembelajaran Learning Cycle 5E karena model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditinjau dari ranah kognitif dan psikomotorik, juga dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik serta dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang bervariasi sehingga dapat meningkatkan minat belajar peserta didik.

Saran pemanfaatan bagi Guru, dapat menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E sebagai model pembelajaran yang lebih bervariasi. Saran pemanfaatan bagi peserta didik yaitu dapat mengikuti proses pembelajaran Learning Cycle 5E dengan baik dan fokus.