SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Predict, Observe, and Explain (POE)UntukMeningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan (Studi pada Peserta Didik Kelas XI OTKP 2 SMK Negeri 2 Kediri)

Amin Nur Hidayah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayah, Amin Nur. 2019. Penerapan Model Pembelajaran Predict, Observe, and Explain (POE)UntukMeningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan (Studi pada Peserta Didik Kelas XI OTKP 2 SMK Negeri 2 Kediri). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. H. Gatot Isnani, M.Si.

 

Kata Kunci: model pembelajaran POE, berpikir kritis, hasil belajar

 

            Berdasarkan hasil wawancara dengan Guru Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan SMK Negeri 2 Kediri, Model pembelajaran yang diterapkan pada salah satu mata pelajaran produktif yang bersifat praktik ini,rata-rata hasil belajar peserta didik belum memenuhi ketuntasan klasikal minimun yakni sebesar 68,57% dan rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik telah mencapai taraf baik, namun karena tujuan SMK adalah membentuk calon tenaga kerja yang berkualitas maka perlu adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik hingga mencapai kriteria sangat baik. Rencana guru untuk mengatasi masalah tersebut yaitu akan melakukan inovasi model pembelajaran, namun belum terlaksana. Penelitian dilakukan untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran predict, observe, and explain (POE) pada Mata Pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Humas dan Keprotokolan, (2) pengaruh penerapan model pembelajaran POE terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan (3) pengaruh penerapan model pembelajaran POE terhadap hasil belajar peserta didik.

            Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian kelas XI Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran 2 SMK Negeri 2 Kediri yang terdiri dari 35 peserta didik. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan: (1) wawancara, (2) observasi, (3)tes tertulis, (4) catatan lapangan, dan (5) dokumentasi. Soal latihan dan soal posttest yang digunakan dalam penelitian ini telah diuji tingkat kesukaran dan daya bedanya. Analisis data yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan dan meliputi empat tahapan utama yakni: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi.

            Hasil penelitian ini terdiri dari: (1) penerapan model pembelajaran POE telah terlaksana sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pada siklus I persentase keterlaksanaan kegiatan guru mencapai 95,16% dan keterlaksanaan kegiatan peserta didik mencapai 96,11%. Sedangkan pada siklus II persentase keterlaksanaan kegiatan guru mencapai 97,38% dan keterlaksanaan kegiatan peserta didik mencapai 100%. (2) penerapan model pembelajaran POE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pada pra tindakan sebesar 83% (baik), pada siklus I mencapai 89,97% (baik), dan 92,16% (sangat baik) pada siklus II, (3) penerapan model pembelajaran POEmampu meningkatkan hasil belajar peserta didik, pada ranah kognitif pra tindakan sebesar74,78% (cukup), meningkat pada siklus I menjadi88,08% (baik) dan pada siklus II mencapai 92,01% (sangat baik), pada ranah afektif pra tindakan sebesar 77,71%(baik), pada siklus I sebesar 89,32% (baik) dan pada siklus II mencapai 92,21% (sangat baik), pada ranah psikomotorik pra tindakan sebesar 79,71% (baik), pada siklus I sebesar 89,49% (baik) dan pada siklus II mencapai 91,76% (sangat baik).

            Kesimpulan penelitian ini ialah: (1) penerapan model pembelajaran POE telah terlaksana sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (2) penerapan model pembelajaran POE dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, dan (3) penerapan model pembelajaran POE mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang dapat diberikan antara lain: (1) bagi guru mata pelajaran otomatisasi tata kelola humas dan keprotokolan, disarankan untuk menerapkan model pembelajaran POE sebagai alternatif dalam mengajar untuk materi yang bersifat praktik dan membutuhkan suatu pemecahan masalah. (2) bagi peneliti berikutnya, model pembelajaran POE yang telah diterapkan dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan penelitian berikutnya yang lebih inovatif, mungkin dapat dikolaborasi dengan model pembelajaran lain sehingga hasilnya akan menjadi lebih baik.