SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Country of Origin Terhadap Minat Beli Smartphone Vivo Melalui Brand Image (Studi Pada Mahasiswa S1 Manajemen Angkatan 2016 Universitas Negeri Malang)

moch fachrul feriansyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi semakin mengalami kemajuan yang pesat. Seiring dengan kemajuan dan perkembangan tersebut perangkat komunikasi bukan lagi menjadi kebutuhan sekunder tetapi sudah menjadi kebutuhan primer. Konsumen saat ini sangatlah kritis dalam memilih suatu produk, minat untuk membeli suatu produk sangat dipengaruhi oleh penilaian akan bentuk kualitas produk tersebut. Minat beli bisa tercipta ketika merek memiliki citra yang baik, begitu pula dengan citra negara yang baik akan membuat citra merek yang baik dan menimbulkan minat beli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) kondisi country of origin, minat beli, brand image pada smartphone Vivo, (2) pengaruh secara langsung antara country of origin terhadap brand image. (3) pengaruh secara langsung antara brand image terhadap minat beli, (4) pengaruh secara langsung dan tidak langsung antara country of origin terhadap minat beli melalui brand image. Populasi dalam penelitian ini tergolong finite population yaitu mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Angkatan 2016 yang belum menggunakan Vivo tetapi berminat membeli dan menggunakan Vivo. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik perhitungan rumus Slovin, dan diperoleh sampel penelitian sebanyak 110 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Proporsional random sampling. Kuesioner yang digunakan merupakan jenis kuesioner terbuka dan tertutup, dimana kuesioner tertutup menggunakan skala Likert dengan 5 skala pilihan jawaban. Jenis skala dalam penelitian ini adalah ordinal yang ditingkatkan ke skala interval melalui MSI (Method of Successive Interval).

Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji kelayakan instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, kemudian dilanjutkan dengan analisis jalur (path analysis). Proses pengolahan data menggunakan program SPSS 20. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata jawaban responden pada item-item pernyataan dalam variabel country of origin termasuk dalam kategori baik, (2) skor rata-rata jawaban responden pada item-item pernyataan dalam variabel brand image termasuk dalam kategori baik, (3) skor rata-rata jawaban responden pada item-item pernyataan dalam variabel minat beli termasuk dalam kategori baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh secara ii langsung yang positif dan signifikan antara country of origin terhadap brand image, (2) terdapat pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara brand image terhadap minat beli, (3) terdapat pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara country of origin terhadap minat beli, (4) terdapat pengaruh secara tidak langsung positif dan signifikan antara country of origin terhadap minat beli melalui brand image

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) variabel country of origin, minat beli, brand image memiliki deskripsi yang baik, (2) terdapat pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara country of origin terhadap brand image, (3) terdapat pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara brand image terhadap minat beli, (4) terdapat pengaruh secara langsung yang positif dan signifikan antara country of origin terhadap minat beli, (5) terdapat pengaruh secara tidak langsung antara country of origin terhadap minat beli melalui brand image, Berdasarkan kesimpulan tersebut maka peneliti memberikan saran sebagai berikut: (1) perusahaan dapat mempertahankan serta meningkatkan pelayanan terhadap Country of Origin, karena variabel Country of Origin mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Brand Image dan Minat Beli, diantaranya yaitu dengan menciptakan gadget yang lebih kekinian, memiliki keunggulan yang signifikan dibanding merek lain, dan memperbaiki citra negara asal sehingga Minat Beli akan meningkat. (2) bagi peneliti selanjutnya Perlu dikembangkan lagi variabel lain yang mungkin mempengaruhi minat beli. Dengan adanya kelanjutan dari penelitian ini diharapkan mampu mendapatkan hasil yang lebih baik lagi terhadap minat beli smartphone Vivo.