SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Kesadaran Merek dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Smartphone Samsung (Studi pada Guru SMPN di Kota Blitar

Ayu Safitri

Abstrak


ABSTRAK

 

Safitri, A. Pengaruh Kesadaran Merek dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Produk Smartphone Samsung (Studi pada Guru SMP Negeri di Kota Blitar.  Skripsi. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Gatot Isnani, M.Si., (2) Lulu Nurul Istanti, S.E., M.M., Ak.

 

Kata Kunci: kesadaran merek, citra merek, keputusan pembelian

 

Pesatnya perkembangan TIK telah merubah gaya hidup masyarakat terutama dalam memilih produk–produk handphone. Seiring meningkatnya kebutuhan dan demi terpenuhinya gaya hidup, masyarakat membutuhkan alat yang canggih dan serba bisa. Kebutuhan ini turut menjadikan perkembangan bisnis meningkat dan menjadikan para produsen bersaing ketat untuk menciptakan handphone yang lebih canggih dan dapat mengakses apapun yang kini disebut dengan smartphone. Sejalan dengan ketatnya persaingan smartphone, maka setiap perusahaan memerlukan strategi pemasaran yang tepat salah satunya yaitu dengan memaksimalkan manajemen merek agar konsumen pada akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian. Ekuitas merek dalam perspektif konsumen terdiri atas 2 bentuk pengetahuan tentang merek: kesadaran merek (brand awareness) dan citra merek (brand image). Kesadaran merek berupa proses pengenalan terhadap merek dan kemampuan untuk mengingat merek. Sedangkan citra merek terdiri dari jenis asosiasi merek dan dukungan, kekuatan serta keunikan dari asosiasi merek.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi kesadaran merek dan citra merek terhadap keputusan pembeliansmartphone Samsung, (2) Pengaruh kesadaran merek dan citra merek terhadap keputusan pembelian, (3) Variabel yang dominan antara kesadaran merek dan citra merek terhadap keputusan pembelian.

 

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kesadaran merek (X1), citra merek (X2) sedangkan variabel dependennya adalah keputusan pembelian (Y). Populasi dalam penelitian ini adalahguru SMP Negeri di Kota Blitar yang sedang menggunakan ataupun pernah membeli smartphone Samsung sebelumnya sebanyak 123 orang.Sampel dalam penelitian ini sebesar 100 orang yang diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan proportional random sampling. Skala pengukuran adalah skala Likert dengan 5 opsi. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari data primer yang diperoleh dari responden dan data sekunder yang didapat dari pihak sekolah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Uji kelayakan untuk instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik yang terdiri dari: (1) Uji normalitas dengan melihat grafik P-P Plotof Regressions Standardized Residual; (2) Uji Multikolinearitas yang dapat dilihat dari nilai Tolerance dan VIF (Variance Inflation Factor) pada model regresi; (3) Uji heteroskedastisitas dengan melihat grafik scatterplot, dan analisis regresi berganda. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis yaitu uji t secara parsial dan Sumbangan efektif untuk menguji variabel dominan.

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Kesadaran merek smartphone Samsung dapat diklasifikasikan baik; (2) Citra merek smartphone Samsung dapat diklasifikasikan baik; (3) Keputusan Pembelian smartphone Samsung dapat diklasifikasikan baik.Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa; (1) Model regresi memenuhi asumsi normalitas terlihat dari titik menyebar di sekitar garis diagonal pada gambar grafik P-P Plotof Regressions Standardized Residual. (2) Model regresi tidak terjadi gejala multikolinearitas. (3) Model regresi tidak terjadi masalah heteroskedastisitas terlihat pada grafik scatterplottidak membentuk pola dan menyebar secara acak di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh positif dan signifikan antara kesadaran merek dengan keputusan pembelian dan ada pengaruh positif dan signifikan antara citra merek dengan keputusan pembelian. Perhitungan sumbangan efektif menunjukkan citra merek merupakan variabel yang dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian produk.Adjusted R Squaremenunjukkan bahwa sumbangan pengaruh kesadaran merek dan citra merek terhadap keputusan pembelian sebesar 0,654 atau 65,40% sedangkan sisanya 34,60% diduga dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diungkap dalam penelitian ini seperti seperti loyalitas merek, kualitas produk, dan karakteristik pelanggan.

Kesimpulan: (1) Pengenalan dan pemahaman mengenai merek, serta merek yang berada di pikiran konsumen menjadi pengetahuan dasar untuk mengenali sebuah merek tertentu. Meskipun dengan pengenalan tidak selalu mendorong konsumen untuk melakukan pembelian. Namun dengan adanya kualitas, fitur, harga, manfaat, dan ciri khas yang dimiliki oleh sebuah merek akan menimbulkan citra baik yang dapat mendorong adanya niat untuk melakukan pembelian; (2) tidak ada pengaruh positif dan signifikan antara kesadaran merek dengan keputusan pembelian dan ada pengaruh positif dan signifikan antara citra merek dengan keputusan pembelian, serta citra merek merupakan variabel dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) Bagi Samsung Group, agar lebih menonjolkan produk sehingga dapat di puncak pikiran konsumen dan mempertimbangkan penurunan harga; (2) Bagi peneliti selanjutnya sebaiknya lebih mengembangkan variabel-variabel lain dalam melakukan penelitian seperti loyalitas merek dan kualitas produk.