SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN SITUASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU DI SMKN 2 BLITAR

Ayob Hajar Wicaksono

Abstrak


Salah satu faktor keberhasilan dalam pendidikan adalah disiplin kerja guru. Menciptakan disiplin kerja yang baik dapat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah serta budaya organisasi. Kepemimpinan situasional fokus pada kesiapan bawahannya. Kepala sekolah juga dapat mempengaruhi budaya organisasisekolah. Budaya organisasi merupakan penyebaran kepercayaan dan nilai-nilai yang berkembang dalam suatu organisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan gaya kepemimpinan situasionalkepalasekolah, budaya organisasi sekolah, dan disiplin kerja guru di SMK Negeri 2 Blitar, (2) Mengetahui pengaruh positif dan signifikan secara parsial gaya kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru di SMK Negeri 2 Blitar, (3) Mengetahui pengaruh positif dan signifikan secara parsial budaya organisasi terhadap disiplin kerja guru di SMK Negeri 2 Blitar.

            Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah 90 guru di SMK Negeri 2 Blitar. Variabel penelitian meliputi kepemimnan situasional, budaya organisasi sekolah, dan disiplin kerja guru. Variabel bebas dari penelitian ini adalah Kepemimpinan Situasional Kepala Sekolah (X1) dan Budaya Organisasi Sekolah (X2), sedangkan variabel terikat penelitian ini adalah Disiplin Kerja Guru (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuisioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan: (a) analisis deskriptif, (2) analisis inferensial.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kepemimpinan situasional kepala sekolah, budaya organisasi sekolah, dan disiplin kerja guru termasuk dalam kategori baik, (2) nilai sig. variabel kepemimpinan kepala sekolah sebesar 0,094, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan situasional kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru, (3) nilai sig. variabel budaya organisasi sekolah sebesar 0,000, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara budaya organisasi sekolah terhadap disiplin kerja guru, 4) Nilai Adjusted R Square 0,457 artinya 45,7% disiplin kerja guru dipengaruhi oleh kepemimpinan situasional kepala sekolah (X1) dan budaya organisasi (X2), sedangkan 54,3% diduga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.

Berdasarkanpenelitianinipenelitimenyarankanbagi kepala sekolah untuk salingbekerjasamadengan guru untuk meningkatkan disiplin kerja guru sehingga dapat menciptakan kualitas pendidikan  yanglebih baik lagi, dan mencetak siswa-siswi yang berkualitas.