SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI DESKRIPTIF MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN HUMAS DAN KEPROTOKOLAN (Studi Pada Jurusan Administrasi Perkantoran Kelas XI SMK Ardjuna 2 Malang)

Serli Julia Pramiswari

Abstrak


ABSTRAK

 

Prameswari, S.J., 2017. Studi Deskriptif Motivasi Belajar Peserta didik Pada Mata Pelajaran Humas dan Keprotokolan (Studi Pada Jurusan Administrasi Perkantoran Kelas XI SMK Ardjuna 2 Malang)”. Skripsi, Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. I Nyoman Suputra, M.Si

 

Kata Kunci: Studi Deskriptif, Motivasi Belajar, Mata Pelajaran Humas dan Keprotokolan

Mata pelajaran Humas dan Keprotokolan merupakan mata pelajaran baru. Pelajaran ini termasuk pada paket keahlian (C3) pada struktur kurikulum 2013 di SMK jurusan administrasi perkantoran. Fungsi dari mata pelajaran humas dan keprotokolan ini yakni untuk membekali peserta didik dengan mengembangkan hubungan yang baik melalui proses komunikasi dengan masyarakat untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan hubungan yang positif antar organisai dan masyarakat, serta mengimplementasikan prosedur dan policy organitation atas komunikasi organisasi atau perusahaan dengan masyarakat, serta membangun ketrampilan komunikasi verbal dan non verbal secara lebih baik. Kenyataannya seberapa banyak usaha yang telah diberikan oleh pemerintah, ternyata masih banyak peserta didik yang belum memiliki motivasi kuat untuk meningkatkan kualitas mereka dalam proses belajar untuk memecahkan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

 

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang motivasi belajar peserta didik di SMK Ardjuna 2 khususnya pada kelas XI APK serta upaya-upaya yang dilakukan dalam mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI APK dan guru mata pelajaran humas dan keprotokolan. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dengan tiga tahap yaitu reduksi data (mereduksi hasil temuan berupa wawancara, dokumentasi dan angket), penyajian data dan kesimpulan.

 

Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik antara lain: 1. Faktor Intrinsik meliputi: a. Kebutuhan: peserta didik belum memahami pentingnya belajar bagi diri mereka. Mereka menganggap ilmu yang didapatkan tidak akan berguna lagi pada saat bekerja. b. Harapan: Peserta didik telah memiliki harapan yang sangat baik untuk kedepannya. c. Minat: peserta didik masih memiliki minat yang rendah dan masih melakukan kegiatan lain ketika pelajaran sedang berlangsung sehingga berdampak pada ilmu pengetahuan yang mereka miliki masih sangat kurang. d. Bakat: peserta didik memiliki bakat tetapi tidak dikembangkan dengan baik. e. Cita-cita: peserta didik memiliki cita-cita yang tinggi untuk masa depannya. f. Pengetahuan:Ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh peserta didik masih kurang. g. Kematangan dan kesiapan: peserta didik sudah dapat mempersiapkan diri mereka dengan baik pada saat memulai kegiatan pembelajaran. 2. Faktor Ekstrinsik meliputi: a. Keluarga: tidak adanya perhatian dan motivasi yang diberikan oleh orang tua membuat peserta didik tidak mempunyai dorongan yang kuat dari luar sehingga untuk belajarpun mereka merasa kurang bersemangat. b. Guru: Peran guru sudah baik namun guru belum dapat memberikan motivasi secara optimal serta kurang mampu untuk memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia disekolah. c. Teman Sebaya: pengaruh teman sebaya yang kurang baik merugikan diri peserta didik. d. Sarana dan Prasarana: Ketersediaan media pembelajaran kurang memadai. e. Lingkungan: Lingkungan sekolah sangat strategis jauh dari jalan raya serta bisingnya kendaraan yang lalu lalang. f. Penghargaan dan Hukuman: guru kurang memperhatikan kepada peserta didik yang kurang menguasai pelajaran dikelas

 

Upaya dalam menangani kekurangan dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik  yaitu  dengan: 1. Peserta didik: menumbuhkan semangat belajar dirumah dengan banyak membaca buku dan berlatih untuk menumbuhkan rasa percaya diri. 2. Orangtua:  memberikan perhatian atau motivasi yang lebih kepada peserta didik agar giat belajar serta pemenuhan fasilitas belajar dirumah untuk mendorong minat belajar peserta didik agar tumbuh. 3. Guru: melakukan evaluasi kepada peserta didik secara bertahap dengan menekankan aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Memperhatikan peserta didik yang kurang mampu dalam pembelajaran dengan memberikan tugas tambahan sehingga peserta didik memiliki kewajiban untuk menyelesaikannya serta pemanfaatan fasilitas pembelajaran yang disediakan oleh pihak sekolah agar suasana kelas menjadi hidup.