SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Persepsi Dukungan Atasan dan Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Keterikatan Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan RSIA Puri Bunda Malang

Claudia Kumala Christi

Abstrak


ABSTRAK

 

Christi, Claudia, Kumala. 2017. Pengaruh Persepsi Dukungan Atasan dan Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Keterikatan Kerja dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada Karyawan RSIA Puri Bunda Malang. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Syihabudhin, S.E., M.Si.

 

Kata Kunci: persepsi dukungan atasan (pss), persepsi dukungan organisasi (pos), kepuasan kerja (js), keterikatan kerja (we)

 

Organisasi memerlukan strategi untuk memegang kendali dalam persaingan bisnis dengan cara membuat karyawan terikat dengan pekerjaannya.Keterikatan Kerja atau  Work Engagement atau dapat disingkat WEmerupakan kondisi dimana karyawanmemiliki pemikiran positif atas pekerjaannyayang ditandai dengan semangat yang tinggi, dedikasi dalam bekerja, serta penyerapan yaitu kedalaman fokus pada pekerjaan.WE dapat berfluktuasi dalam diri seseorang dari hari ke hari. Artinya, WEtidak dapat timbul begitu saja tanpa adanya dukungan ditempat kerja berupaPersepsi Dukungan Atasan/ Perceived Supervisor Support (PSS), Persepsi Dukungan Organisasi/Perceived Organizational Support(POS), dan Kepuasan Kerja/ Job Satisfaction (JS).

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh PSS dan POS terhadap JS, menguji pengaruh PSS dan POS serta JS terhadap WE, dan menguji JS sebagai variabel intervening pada hubungan PSS terhadap WE serta menguji JS sebagai variabel intervening pada hubungan POS terhadap WE. Penelitian ini dilakukan di RSIA Puri Bunda Malang. Analisis menggunakan SEM-PLS dengan bantuan software SmartPLS versi 2.0 M3. Data didapatkan dari kuesioner kepada 119 responden di  16 unit kerja melalui teknik proportional random sampling dan wawancara secara incidental kepada kepala unit kerja dan karyawan RSIA Puri Bunda Malang.

Hasil penelitian menunjukkan PSS berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadap JS dengan koefisien jalur 0,350 dan t-statistik2,44. POS berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadap JS dengan koefisien jalur 0,439 dan t-statistik3,240. PSS berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadap WE dengan koefisien jalur 0,178 dan t-statistik2,126. POS berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadap WE dengan koefisien jalur 0,226 dan t-statistik2,276.  JS berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadapWE dengan koefisien jalur 0,528 dan nilai t-statistik 5,777. JS menjadi variabel intervening yang signifikan pada hubungan pengaruh PSS terhadap WEdengan t-hitung sebesar 2,14 dan koefisien jalur sebesar 0,185 dimana nilai ini lebih tinggi dibandingkan koefisien jalur langsung PSS terhadap WE. JS menjadi variabel intervening yang signifikan pada hubungan pengaruh POS terhadap WEdengan t-hitung sebesar 2,770 dan koefisien jalur 0,232 dimana nilai ini lebih tinggi dibandingkan koefisien jalur langsung POS terhadap WE.

Disarankan untuk RSIA Puri Bunda Malang lebih memberikan apresiasi peningkatan kinerja karyawan sekecil apapun itu serta memberikan program pelatihan dan pengembangan diri secara terus menerus dengan didampingi dan didukung langsung oleh atasan agar keterikatan kerja meningkat.