SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Market Timing pada Keputusan Initial Public Offering (IPO) dan Initial Return di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 1993-2016

Imayudha Asepta Faza

Abstrak


ABSTRAK

 

Faza, Imayudha A. 2017. Analisis Market Timing pada Keputusan Initial Public Offering (IPO) dan Initial Return di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 1993-2016. Skripsi. Jurusan Manajemen. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Yuli Soesetio, S.E,. M.M.

 

Kata Kunci:Initial Public Offering, volume, initial return, hot market, cold market.

 

Initial Public Offering (IPO) adalahpenawaranumumsahamuntukpertama kali di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuanmelakukan IPO adalahuntukmendapatkansumberpendanaan. Akan tetapi, perusahaanharusmengetahuistrategimarket timinguntukmelakukan IPO padawaktu yang tepat. Market timingadalahketika sebuah perusahaan mendapat hasil invetasi yang maksimal ketika mampu menentukan waktu yang tepat dalam berinvestasi. Penelitianinimengelompokkanpasarmenjadihot marketdancold market. Pengelompokanhotmarketdancoldmarketdengancaramenjumlahkan volume perusahaan yang melakukan IPO periode 1993-2016 dibagidenganjumlahperiode 1993-2016.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan InitialPublic Offering yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1993-2016. Sebanyak 462 perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisisdatayang digunakan adalah uji beda Independent Sample T-test dan Mann Whitney U Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi volume perusahaanyang melakukan Initial Public Offering (IPO) padakondisihot marketdancold marketdi Bursa Efek Indonesia periode 1993-2016 mengalamifluktuasi, 2) Kondisi initial return yang melakukan Initial Public Offering (IPO) padakondisihot marketdancold marketdi Bursa Efek Indonesia periode 1993-2016 mengalamiunderpricing, 3) Terdapat perbedaan yang signifikan volume perusahaan antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering(IPO) saat hot market dan saat cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2016. Perusahaan mempertimbangkanstrategimarket timingdalammenentukanwaktu IPO, 4) Tidakterdapat perbedaan yang signifikaninitial return antara perusahaan yang melakukan Initial Public Offering(IPO) saat hot dan cold market di Bursa Efek Indonesia periode 1993-2016. Perusahaan danunderwriterdalammenentukanhargaperdanaselalumempertimbangkankepentingan investor, baikpadakondisicold marketmaupundalamkondisi hot market.