SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt to Total Asset Ratio (DAR) terhadap Initial Return (IR) (Studi pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia Periode 2009––2015)

Rio Bani Anugrah

Abstrak


ABSTRAK

 

Anugrah, Rio Bani. 2017.  Pengaruh Return On Equity (ROE) dan Debt to Total Asset Ratio (DAR) terhadap Initial Return (IR) (Studi pada Perusahaan yang Melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia Periode 2009––2015). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Yuli Soesetio, S.E., M.M.

 

Kata Kunci: Initial Public Offering (IPO), Return On Equity (ROE), Debt to Total Asset Ratio (DAR), Initial Return

 

Seiring berkembangnya perusahaan dan ancaman para pesaing, tentunya akan membuat manajemen melakukan ekspansi sehingga perusahaan mampu bertahan dalam persaingan dunia bisnis saat ini. Perusahaan biasanya dihadapkan pada masalah internal keuangan. Untuk mengatasi hal itu, ada beberapa alternatif pembiayaan yang salah satunya yaitu menjual saham perusahaan kepada publik (go public) yang disebut Initial Public Offerings (IPO). Dalam IPO sering terjadi underpricing, yang digambarkan dengan tingginya harga saham, pada saat di pasar sekunder dari pada saat penawaran di pasar perdana.

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi underpricing salah satunya adalah faktor internal. Faktor internal dapat dilihat dari kondisi keuangan perusahaan yang terdapat di prospektus. Informasi yang tergambar dari kondisi keuangan perusahaan inilah yang menjadi tolak ukur bagi investor untuk membeli saham perusahaan yang go public serta untuk mendapatkan keuntungan di masa yang akan datang dari hasil kegiatan investasi. Adapun informasi keuangan yang dapat digunakan sebagai gambaran kondisi keuangan perusahaan yang go public adalah ROE dan DAR.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi Initial Return, ROE, dan DAR pada perusahaan yang melakukan IPO di BEI Periode 2009 – 2015. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang melakukan IPO pada periode 2009––2015, sebesar 154 perusahaan, dengan sampel berjumlah 109 perusahaan yang mengalami underpricing. Pemilihan sampel dengan metode purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi berganda.

Berdasarkan hasil analisis data diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, kondisi Initial Return perusahaan sampel tergolong ke dalam klasifikasi kelas sangat rendah, sedangkan kondisi ROE perusahaan sampel tergolong ke dalam klasifikasi kelas hampir tinggi dan kondisi DAR perusahaan sampel tergolong ke dalam klasifikasi kelas cukup rendah. Kedua, ROE berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Initial Return pada perusahaan yang melakukan IPO. Ketiga, DAR tidak berpengaruh signifikan terhadap Initial Return pada perusahaan yang melakukan IPO.

Saran bagi perusahaan sebaiknya memperhatikan faktor-faktor apa saja yang dilihat oleh calon investor. Bagi investor, sebaiknya dalam mengambil keputusan investasinya lebih berhati-hati dan menghindari behavior finance seperti overconfidence. Sedangkan bagi peneliti, sampel perusahaan dalam penelitian selanjutnya dapat lebih terfokus dengan salah satu sektor usaha saja dan menggunakan variabel akuntansi lainnya atau variabel non akutansi.