SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN ABNORMAL RETURN SEBELUM DAN SESUDAH MARAKNYA ISU KENAIKAN HARGA ROKOK (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN ROKOK YANG LISTING DI BEI PERIODE 2016)

ayu muhimmatul kholidah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kholidah, AyuMuhimmatul. 2017. Perbedaan Abnormal Return Sebelum dan Sesudah Maraknya Isu Kenaikan Harga Rokok (Studi Kasus Pada Perusahaan Rokok Yang Listing di BEI Periode 2016). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Yuli Soesetio, S.E., M.M.

 

Kata Kunci:Abnormal Return, Event Study

 

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan abnormal return sebelum dan sesudah isu kenaikan harga rokok. Penelitian ini menganalisis pergerakan abnormal return yang terjadi sebelum dan sesudah maraknya isu kenaikan harga rokok pada periode peristiwa.

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana tingkat abnormal return pada perusahaan rokok yang listing di BEI periode 2016 sebelum dan sesudah maraknya isu kenaikan harga rokok?, (2) Adakah perbedaan rata-rata abnormal return pada perusahaan rokok yang listing di BEI periode 2016 sebelum dan sesudah maraknya isu kenaikan harga rokok?

Metode untuk melihat kandungan informasi yang ada di pasar dalam penelitian ini menggunakan event study. Periode peristiwa yang digunakan sepanjang 7 hari dengan jumlah sampel sebanyak 4 perusahaan rokok yang listing di BEI pada periode 2016. Pengujian hipotesis menggunakan uji parametrik, paired sample t-test.

Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan rokok yang listisng di BEI periode 2016, sedangkan sampel yang diambil berjumlah 4 perusahaan rokok. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif .

Hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan terdapat  perbedaan rata-rata abnormal return yang signifikan sebelum dan sesudah maraknya isu kenaikan harga rokok.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan; (1) Bagi investor hendaknya mempertimbangkan perlu tidaknya analisis teknikal untuk  menghadapi peristiwa yang serupa sehingga investor dapat mengkombinasikan dengan analisis fundamental serta menganalisis kondisi pasar saat peristiwa terjadi, (2) Bagi perusahaan hendaknya dapat lebih dini mengantisipasi hal-hal yang mungkin akan terjadi dengan menerapkan kebijakan yang akan membantu perusahaan mengatasi dampak dari isu tersebut, (3) Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel sebagai indikator pengukur reaksi pasar seperti trading volume activity dan security return variability.n.