SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Budaya Sekolah Melalui Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen

Ely Rizky Amaliyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Amaliyah, E. R. 2017. Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Budaya Sekolah Melalui Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Produktif Siswa Program Keahlian Administrasi Perkantoran di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Prof. Dr. H. Heri Pratikto, M.Si.

 

Kata kunci: lingkungan keluarga, budaya sekolah, efikasi diri, hasil belajar

Kesuksesan terselenggaranya pendidikan menuntut sekolah untuk menghasilkan peserta didik yang cerdas, inovatif, mandiri, kritis dan kompeten. Dengan demikian untuk menghasilkan pembelajaran yang berkualitas dalam bentuk penguasaan keterampilan dan pengetahuan Siswa Menengah Kejuruan (SMK) tercermin dalam hasil belajar yang maksimal. Namun, terdapat beberapa masalah untuk mencapai hal tersebut seperti hasil belajar siswa kurang dari KKM dan terdapat juga beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yaitu faktor internal seperti efikasi diri dan faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan budaya sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kondisi lingkungan keluarga, budaya sekolah, efikasi diri dan hasil belajar mata pelajaran produktif siswa; (2) pengaruh lingkungan keluarga terhadap efikasi diri; (3) pengaruh budaya sekolah terhadap efikasi diri; (4) pengaruh lingkungan keluarga terhadap hasil belajar; (5) pengaruh budaya sekolah terhadap hasil belajar; (6) pengaruh efikasi diri terhadap hasil belajar; (7) pengaruh tidak langsung lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui efikasi diri; (8) pengaruh tidak langsung budaya sekolah terhadap hasil belajar melalui efikasi diri.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis deskriptif dan eksplanatori. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah lingkungan keluarga dan budaya sekolah, variabel intervening adalah efikasi diri dan variabel terikat adalah hasil belajar. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportionate stratified random sampling, sampel penelitian terdiri dari 114 siswa. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial yang terdiri dari uji asumsi klasik dan analisis path.

Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa lingkungan keluarga siswa baik, budaya sekolah sangat baik, efikasi diri siswa tergolong tinggi dan hasil belajar siswa termasuk kategori baik. Hasil analisis inferensialmenunjukkan tidak terdapat gejala pada uji asumsi klasik. Hasil analisis path menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel lingkungan keluarga terhadap efikasi diri; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel budaya sekolah terhadap efikasi diri; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara langsung antara variabel lingkungan keluarga terhadap hasil belajar; (4)tidak terdapat pengaruh langsung antara variabel budaya sekolah terhadap hasil belajar; (5) terdapat pengaruh positif dan signifikan secara langsung antara variabel efikasi diri terhadap hasil belajar; (6) terdapat pengaruh tidak langsung antara variabel lingkungan keluarga terhadap hasil belajar melalui efikasi diri siswa; (7) terdapat pengaruh tidak langsung antara variabel budaya sekolah terhadap hasil belajar melalui efikasi diri siswa.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) kepada orang tua agar lebih memperhatikan proses belajar anak ketika di rumah dan menyempatkan waktu untuk menemani belajar; 2) sebaiknya kepala sekolah mempertimbangkan kembali budaya moving class (kelas berpindah) yang dirasa kurang efektif dalam pembelajaran, lebih menekankan keamanan sekolah baik diluar maupun di dalam dan memperhatikan kembali pengaturan jadwal acara sekolah agar tidak mengganggu aktivitas pembelajaran dan (3) sebaiknya siswa lebih meningkatkan kepercayaan diri akan kemampuannya terhadap mata pelajaran produktif yang dirasa sulit, serta berusaha untuk menyelesaikan tugas dengan kemampuannya sendiri tanpa meminta bantuan teman.

ABSTRAK

 

Amaliyah, E. R. 2017. The Effect of Family Environment and School Culture through Self Efficacy on The Student’s Learning Outcome of Productive Subjects for Office Administration Program at SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Sarjana’s Thesis, Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Negeri Malang. Advisor: Prof. Dr. H. Heri Pratikto, M.Si.

 

Keywords: family environment, school culture, self efficacy, learning outcome.

Educational success is demanding school to produce students who are intelligent, critical, independent, innovative and competent. Thus, to produce quality learning in student’s mastery of skills and knowledge Vocational High School are reflected in the best student’s learning outcome. However, there are some problems to achieve it like the student learning outcomes less than KKM and there are also some factors that affect student learning outcomes are internal factors like self efficacy and external factors such as family environment and school culture. This research aims to know: (1) the condition of the family environment, school culture, self efficacy and student learning outcomes of productive subjects; (2) the effect of the family environment on self-efficacy; (3) the effect of school culture on self-efficacy; (4) the effect of family environment on the learning outcomes; (5) the effect of school culture on the learning outcomes; (6) the effect of self efficacy on the learning outcomes; (7) indirect effect of family environment on the learning outcomes through self efficacy; (8) indirect effect of school culture on the learning outcomes through self efficacy.

This research is quantitative research type of descriptive and explanatory reasearch. Dependant variables in this research are family environment and school culture, intervening variable is self efficacy and independant variable is learning outcomes. The technique of sampling in this research is proportionate stratified random sampling, a sample of the research consisted of 114 students.Data analysis was done with descriptive analysis and inferencial analysis consists of classic assumption test and path analysis.

Descriptive analysis results showed that family environment of students is good, school cultures is excellent, self efficacy of students is high category and student learning outcomes is good. Inferencial analysis results showed there were not symptoms in the classic assumption test. Path analysis results showed that: (1) there are positiveand significant effect of family environment variable on self efficacy; (2) there are positive and significant effect of school culture variable on self efficacy; (3) thereare positive and significant direct effect between family environment variable on the learning outcomes; (4) there is not direct effect of school culture variable on the learning outcomes; (5) there are positive and significant direct effect between self efficacy variable on the learning outcomes; (6) there is an indirect effect between family environment variable on the learning outcomes through self-efficacy of students; (7) there is an indirect effectbetween school culture variable on the learning outcomes through self efficacy of students.

 

Based on the results of this research, researcher suggested: (1) the parents should pay more attention to the learning process of the child when at home and spend the time to accompany their study; 2) the principal should reconsider the culture of moving class which proved less effective in learning, emphasizes the security of schools either outside or inside and noticed setting the school calendar of events again so it won’t disturb the activity of learning; (3) the student should enhance the confidence her ability more on the hard productive subjects, and trying to complete the task by own without seeking help of friend.