SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Authentic Assessment Berbasis Proyek Dalam Pembelajaran Produktif Pemasaran Mapel Komunikasi Bisnis Kelas XI Pemasaran SMKN 1 Turen

Indah Putri Arlinawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Instrumen authentic assessment berbasis proyek ini merupakan instrumen penilaian yang terdiri dari lembar observasi proyek yang dapat digunakan guru untuk menilai kompetensi siswa selama proses pembelajaran. Dalam instrumen authentic assesment berbasis proyek ini terdapat 3 aspek penilaian yaitu instrumen penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa instrumen authentic assessment berbasis proyek untuk mempermudah guru dalam melakukan penilaian secara autentik terhadap proses dan hasil belajar siswa dalam membuat brosur pada mata pelajaran komunikasi bisnis.

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model R & D menurut Borg dan Gall, yang terdiri dari 10 tahap yaitu (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) uji coba lapangan awal, (5) revisi hasil uji coba, (6) uji coba lapangan, (7) penyusunan produk hasil uji coba lapangan, (8) uji pelaksanaan lapangan, (9) penyempurnaan produk akhir, (10) desiminasi dan implementasi. Produk hasil pengembangan divaidasi oleh 2 validasi isi dan 2 validasi konstruk serta subjek uji coba dilakukan pada kelas XI Pemasaran SMKN 1 Turen. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Jenis data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif dengan teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan persentase.

Produk yang dihasilkan dalam penelitian dan pengembangan ini berupa produk instrumen authentic assessmentberbasis proyek mata pelajaran komunikasi bisnis. Instrumen yang dikembangkan memuat tiga penilaian utama yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen authentic assessment berbasis proyek memiliki rata rata 95% dengan kriteria kelayakan “layak”. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa kemudahan guru dalam melakukan penilaian dengan menggunakan instrumen authentic assessment berbasis proyek memiliki persentase sebesar 97% dengan kriteria “mudah digunakan” dan uji keterbacaan lembarinstruksi kerja memiliki rata rata 95% dengan kriteria ”layak digunakan”

 

Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memberikan saran yaitu: (1) produk yang dihasilkan perlu disesuaikan jika digunakan di sekolah lain dengan mempertimbangkan kondisi masing masing sekolah terkait kegiatan praktik yang dilakukan, (2) bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menentukan aspek apa saja yang benar-benar perlu untuk dilakukan penilaian agar tidak banyak aspek yang akan dinilai sehingga dapat mempermudah guru dalam memberikan penilaian.