SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Korespondensi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pokok Bahasan Membuat Surat Dinas (Studi pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran di SMK Negeri 1 Pasuruan)

Ainun Dwi Retnowati

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian pengembangan ini dilatar belakangi oleh beberapa hal, yaitu 1) terbatasnya bahan ajar berupa modul pada mata pelajaran Korespondensi pada Kompetensi Dasar Menjelaskan Cara Membuat Surat Dinas dan Melakukan Cara Membuat Surat Dinas yang disesuaikan dengan kurikulum 2013, 2) ditemukannya kebutuhan siswa terhadap referensi baru yang dapat menunjang tuntutan kurikulum 2013.

Tujuan penelitian ini adalah 1) Menghasilkan modul Korespondensi Surat Dinas untuk siswa kelas X SMK Negeri 1 Pasuruan Program Keahlian Administrasi Perkantoran pada pokok bahasan Membuat Surat Dnas, 2) Mengetahui kelayakan modul Korespondensi Surat Dinas untuk siswa kelas X SMK Negeri 1 Pasuruan Program Keahlian Administrasi Perkantoran melalui validasi ahli, 3) Mengetahui efektivitas modul Korespondensi Surat Dinas dengan melihat perbedaan hasil belajar siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang dilakukan pada uji kelompok besar.

Rancangan penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan Research & Development oleh Borg dan Gall (dalam Setyosari, 2013: 237) melalui delapan tahap pengemabangan hasil modifikasi yaitu 1) Penelitian dan pengumpulan informasi awal, 2) Perencanaan, 3) Pengembangan format produk awal, 4) Uji coba awal, 5) Revisi produk , 6) Uji coba lapangan, 7) Revisi Produk, 8) Uji lapangan.

 

Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli modul, dan siswa diketahui bahwa modul Korespondensi dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran di kelas yang ditunjukkan dengan persentase rata-rata validasi sebesar 83%. Selain itu modul Korespondensi juga dinyatakan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran di kelas yang ditunjukkan perbandingan antara kelas ekperimen dengan rata-rata hasil belajar sebesar 87,09 dan kelas kontrol sebesar 83,95 dengan nilai signifikansi melalui uji t  yaitu < 0,05, yang berarti bahwa kedua rata-rata hasil belajar kelas eksperimen dan kelas control benar-benar berbeda, yang artinya, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Modul Korespondensi Surat Dinas adalah valid dan layak serta efektif digunakan sebagai bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran Korespondensi.