SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Keberadaan Business Center terhadap Minat Berwirausaha (Studi pada Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 1 Jombang)

Istikhomah Putri Aini Arifin

Abstrak


ABSTRAK

 

Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari tentang nilai, kemampuan (ability), dan perilaku seseorang dalam menghadapi tantangan hidup dan cara memperoleh peluang dengan berbagai risiko yang mungkin dihadapinya. Sekolah Menengah Kejuruan adalah salah satu satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan kewirausahaan. Berwirausaha di kalangan peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan merupakan fenomena yang belum banyak terjadi, karena peserta didik kurang mempunyai minat untuk berwirausaha. Dalam upaya meningkatkan minat berwirausaha di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan, dapat dilakukan melalui pembelajaran Kewirausahaan dan keberadaan Business Center.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Kondisi pembelajaran Kewirausahaan, keberadaan Business Center dan minat berwirausaha, (2) Pengaruh pembelajaran Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, (3) Pengaruh keberadaan Business Center terhadap minat berwirausaha, (4) Pengaruh dominan pembelajaran Kewirausahaan, keberadaan Business Centerterhadap minat berwirausaha.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif bersifat deskriptif korelasional. Variabel bebas dari penelitian ini adalah pembelajaran Kewirausahaan (X1) dan keberadaan Business Center (X2), dengan variabel terikat minat berwirausaha (Y). Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang berjumlah 587 peserta didik, dengan jumlah sampel 238 peserta didik. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Skala yang digunakan adalah skala Likert. Sumber data berasal dari data primer yang diperoleh dari responden dan narasumber, dan data sekunder yang diperoleh dari data jumlah peserta didik kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan: (1) Kuesioner/angket, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Uji kelayakan instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif, dan analisis regresi linier berganda. Sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda, dilakukan uji asumsi klasik.

Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa: (1) Uji normalitas terlihat dari titik-titik menyebar di sekitar dan mengikuti garis diagonal pada gambar grafik P-P Plot of Regression Standardized Residual, (2) Model regresi tidak terjadi gejala multikolinearitas yang terlihat pada nilai VIF < 10 dan mempunyai angka Tolerance> 0,10, (3) Model regresi tidak terjadi heteroskedastisitas terlihat pada gambar grafik scatterplot yang tidak membentuk suatu pola tertentu dan menyebar secara acak di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa: (1) Pembelajaran Kewirausahaan termasuk dalam kategori baik, (2) Keberadaan Business Center termasuk dalam kategori cukup baik, (3) Minat berwirausaha termasuk dalam kategori baik. Sedangkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1)Pembelajaran Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadapminat berwirausaha pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang, (2) Keberadaan Business Center berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap minat berwirausaha pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang, (3) Variabel keberadaan Business Center merupakan variabel dominan yang mempengaruhi minat berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang yaitu sebesar 15,09%.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) Hasil analisis deskriptif menunjukkan pembelajaran Kewirausahaan dalam kategori baik, keberadaan Business Center dalam kategori cukup baik, minat berwirausaha dalam kategori baik, (2) Perhitungan uji t diketahui pembelajaran Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadapminat berwirausaha pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang, keberadaan Business Center berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadapminat berwirausaha pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang, (3) Keberadaan Business Center merupakan variabel yang dominan mempengaruhi minat berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Jombang. Peneliti memberikan saran sebagai berikut: (1) Bagi Kepala SMK Negeri 1 Jombang hendaknya mengkaji ulang kebijakan mengenai pembelajaran Kewirausahaan dan keberadaan Business Center, sehingga mampu memberikan pengetahuan dan manfaat bagi warga sekolah terutama peserta didik, (2) Bagi Guru SMK Negeri 1 Jombang hendaknya memberikan pembelajaran yang lebih menarik dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memberikan sikap yang ramah dan tidak terlalu serius dalam proses belajar mengajar, dan dalam kaitannya dengan keberadaan Business Center, guru hendaknya mampu memberikan dorongan kepada peserta didik agar memanfaatkan Business Center dengan baik sebagai wahana atau sarana berwirausaha sehingga minat berwirausaha peserta didik dapat meningkat, (3) Bagi peserta didik diharapkan agar lebih aktif dalam pembelajaran Kewirausahaan dan lebih memanfaatkan keberadaan Business Center sebagai wahana atau sarana untuk praktik berwirausaha secara langsung, (4) Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melanjutkan penelitian ini, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variabel lain yang dapat mempengaruhi minat berwirausaha peserta didik seperti motivasi, perasaan senang, dan semangat berwirausaha serta menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara.