SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Dengan Pendekatan Scientific (Studi Pada Kelas X SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen).

Fitasya Tria Nanda

Abstrak


ABSTRAK

 

Pendekatan yang harus digunakan dalam Prakarya dan Kewirausahaan dalam kurikulum 2013 adalah pendekatan scientific atau pendekatan ilmiah. pembelajaran kewirausahaan dengan kurikulum 2013 harus menerapkan konsep yang terfokuskan dalam lima kegiatan yaitu mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk jejaring untuk semua mata pelajaran. Adanya pendidikan Prakarya dan Kewirausahaan di sekolah adalah melatih siswa untuk berpikir kreatif dan inovatif dalam belajar. Penelitan ini memiliki fokus penelitian pada implementasi pendekatan scientific pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di dalam kelas dan praktik di luar lapangan, dampak positif pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, solusi untuk mengatasi kendala-kendala dalam pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan,.

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian analisis konsep. Lokasi penelitian ini terdapat di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Informan penelitian yang digunakan yaitu dua orang guru mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan serta satu siswa yang terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yaitu berupa  hasil wawancara dan data sekunder yaitu kajian melalui internet dan jurnal. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: observasi dan wawancara. Analisis data pada penelitian ini dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan  dari hasil penelitian. Peneliti melalukan pengecekan temuan dengan cara melakukan pengamatan kembali, menggunakan metode triangulasi, serta menggunakan bahan referensi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan pada kelas X di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen sudah menggunakan pendekatan scientific dalam pelaksanaannya. Implementasi pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di dalam kelas dengan cara penyampaian materi serta berbagi pengalaman antara guru dan siswa. Implementasi pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di luar kelas digunakan untuk siswa praktik menjual produk yang mereka buat. Hal itu dilakukan untuk melatih mental siswa dalam berwirausaha. Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan memiliki dampak positif yang banyak bagi siswa di antaranya siswa bisa lebih kreatif, siswa lebih mandiri, siswa lebih aktif dalam pembelajaran di kelas, siswa bisa menumbuhkan semangat berwirausaha dengan semangat tersebut siswa bisa memiliki jiwa pantang menyerah dan selalu ingin mencoba hal baru. Namun setiap pelaksanaan pembelajaran prakarya dan kewirausaha memiliki kendala-kendala antara lain: keterbatasan waktu dalam pembelajaran di kelas, adanya pengalaman siswa yang heterogen juga menjadi kendala bagi guru dalam menyampaikan materi, dan dalam kegiatan praktik kewirausahaan biaya juga menjadi faktor kendala bagi siswa karena tidak semua siswa memiliki biaya yang cukup untuk melakukan kegiatan praktik tersebut. Solusi yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut dengan membentuk siswa menjadi kelompok kecil untuk belajar agar bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin, untuk materi yang memiliki bobot tinggi guru juga membentuk siswa dengan kelompok besar agar materi bisa diperluas dengan cara siswa mencari materi, untuk mengatasi kendala dalam kegiatan praktik guru memilih untuk menyiapkan bahan praktik yang akan digunakan oleh siswa.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan:1) bagi SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen berikan fasilitas yang bisa menunjang siswa untuk mengaplikasikan ide-ide berwirausaha mereka. 2) bagi guru Prakarya dan Kewirausahaan di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen harus bisa mengarahkan siswa untuk melatih mental mereka dalam berwirausaha agar bisa memahami kondisi lingkungan mereka. 3) Bagi peneliti yang tertarik untuk melanjutkan penelitian ini, sebaiknya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang penilaian autentik pada pembelajaran prakarya dan kewirausahaan dengan berpedoman RPP.