SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Model Pembelajaran POE (Predict, Observe Explain) dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Kearsipan Kelas X SMK Negeri 1 Turen

Tri Wahyu Setiyani

Abstrak


ABSTRAK

 

Setiyani, Tri Wahyu. 2017. Implementasi Model Pembelajaran POE (Predict, Observe Explain) dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Kearsipan Kelas X SMK  Negeri 1 Turen. Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Madziatul Churiyah, S.Pd., M.M.

 

Kata Kunci: POE, kemampuan berpikir kritis, hasil belajar

Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dalam dirinya. Proses pembelajaran yang aktif dipengaruhi oleh kualitas guru dalam menentukan model pembelajaran untuk mencapai keberhasilan pembelajaran. Hasil observasi yang dilakukan di SMK Negeri 1 Turen terhadap guru mata pelajaran Kearsipan kelas X APK 3 diketahui bahwa guru hanya menggunakan  metode ceramah dalam menyampaikan materi pembelajaran, guru juga tidak melakukan kegiatan diskusi maupun presentasi, sehingga kegiatan siswa dalam proses pembelajaran masih pasif dan monoton. Hal ini menyebabkan hasil belajar kognitif mata pelajaran kearsipan rendah dan masih banyak siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan yaitu 75. Melihat permasalahan yang terjadi maka peneliti menerapkan model pembelajaran POE dengan pendekatan saintifik. Model pembelajaran POE memiliki tiga tahapan yaitu predict, observe, dan explain. Tahap predict siswa diajak untuk memprediksi permasalahan, tahap observe siswa diajak untuk melakukan pengamatan, dan tahap explain siswa diajak untuk melakukan presentasi hasil prediksi dan pengamatan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kearsipan.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kancah penelitian inidilaksanakan di SMK Negeri1Turen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X APK 3 yang terdiri dari 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran oleh guru dan siswa, lembar observasi kemampuan berpikir kritis, catatan lapangan, tes tertulis, lembar hasil belajar ranah afektif, dan lembar hasil belajar ranah psikomotor. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model Miles and Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan conclusing drawing. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.

Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran POE dengan pendekatan saintifik meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I memiliki rata-rata 67,1 dengan kriteria cukup dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata 84,88 dengan kriteria baik. Hasil belajar siswa ranah kognitif mengalami peningkatan pada ketuntasan belajar klasikal dari 77,13%  menjadi 91,42% dengan kriteria sangat baik. Untuk hasil belajar afektif siswa mengalami peningkatan dari 66,6  menjadi 87,9 dengan kriteria sangat baik. Sedangkan untuk hasil belajar ranah psikomotor siswa mengalami peningkatan dari 69,8 menjadi 83,7 dengan kriteia baik.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran POE efektif digunakan dalam pembelajaran karena mampu meningkatkan kemampuan berpikir siswa pada pembelejaran Kearsipan, sehingga siswa aktif dalam proses pembelajaran. Hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa juga meningkat dengan diterapkannya model pembelajaran, sehingga model pembelajaran POE sangat efektif digunakan pada pembelajaran.

Saran yang diberikan peneliti adalah agar guru dapat menerapkan model pembelajaran yang telah peneliti terapkan terutama pada materi-materi yang membutuhkan praktek. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan model pembelajaran yang sudah diterapkan dengan mengkolaborasikan dengan model pembelajaran yang lain.