SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH KREATIVITAS GURU DAN FASILITAS BELAJAR DI SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN KEARSIPAN (Studi pada Siswa Kelas X Administrasi Perkantoran SMK PGRI 6 Malang)

Siti Islamiah

Abstrak


ABSTRAK

 

Islamiah, Siti. 2017. Pengaruh Kreativitas Guru dan Fasilitas Belajar di Sekolah terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Kearsipan (Studi pada Siswa Kelas X APK SMK PGRI 6 Malang). Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. I Nyoman Suputra, M.Si.

 

Kata kunci: kreativitas guru, fasilitas belajar di sekolah, hasil belajar siswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Deskripsi kreativitas guru, fasilitas belajar di sekolah dan hasil belajar siswa. (2) Pengaruh kreativitas guru secara parsial terhadap hasil belajar siswa. (3) Pengaruh fasilitas di sekolah secara parsial terhadap hasil belajar siswa. (4) Pengaruh kreativitas guru dan fasilitas belajar di sekolah secara simultan terhadap hasil belajar siswa.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berjenis regresi. Variabel bebas penelitian ini adalah kreativitas guru (X1) dan fasilitas belajar di sekolah (X2), sedangkan variabel terikat penelitian ini adalah hasil belajar siswa (Y). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X APK SMK PGRI 6 Malang tahun ajaran 2016/2017 dengan sampel 35 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Skala yang digunakan adalah skala Likert dengan lima skala ukur dimulai dari opsi selalu dengan skor 5, sering dengan skor 4, kadang-kadang dengan skor 3, hampir tidak pernah dengan skor 2, dan tidak pernah dengan skor 1. Untuk mempermudah peneliti memberi gambaran tentang variabel, maka distribusi frekuensi yang menyatakan selalu menjadi sangat setuju, sering menjadi setuju, kadang-kadang menjadi cukup setuju, hampir tidak pernah menjadi kurang setuju, dan tidak pernah menjadi sangat tidak setuju. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, dokumentasi dan observasi. Dalam penelitian ini angket dibagikan kepada seluruh populasi pada tanggal 01 februari 2017 setelah siswa mengikuti mata pelajaran kearsipan di jam istirahat. Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data mengenai jumlah siswa kelas X APK maupun gambaran umum sekolah. Sedangkan observasi digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa pada mata pelajaran kearsipan. Untuk uji kelayakan digunakan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan beberapa model asumsi klasil, yaitu: (1) Uji normalitas, (2) Uji Multikolinearitas, (3) Uji heteroskedastisitas.

Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa: (1) model regresi memenuhi asumsi normalitas terlihat dari titik-titik menyebar di sekitas garis diagonal pada gambar Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual. (2) Model regresi tidak terjadi multikolinearitas ditunjukkan dengan nilai VIF < 10 dan TOL > 0,10. (3) Model regresi tidak heteroskedastisitas ditunjukkan dengan nilai terlihat pada gambar scatterplot tidak membentuk suatu pola tertentu dan menyebar acar. Jadi, model regresi layak untuk digunakan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kreativitas guru, fasilitas belajar di sekolah, dan hasil belajar siswa semuanya termasuk kategori baik. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) kreativitas guru berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap hasil belajar siswa. (2) fasilitas belajar di sekolah berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap hasil belajar siswa. (3) kreativitas guru dan fasilitas belajar di sekolah berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap hasil belajar siswa.

 

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan: (1) Bagi pihak sekolah sebaiknya menambah jumlah computer di laboratorium agar siswa tidak bergantian saat pemakaian, serta segera menyelesaikan penataan perpustakaan. (2) bagi guru diharapkan lebih tegas dan menggunakan volume suara yang lebih keras, serta menggunakan metode belajar yang variatif agar kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (3) bagi siswa sebaiknya lebih bersungguh-sungguh dalam belajar, meskipun tidak ada ulangan atau tugas sebaiknya siswa tetap belajar dan memanfaatkan waktu luang. (4) bagi peneliti selanjutnya yang tertarik melanjutkan penelitian ini, sebaiknya meneliti dengan menggunakan populasi yang lebih luas, atau kompetensi keahlian yang berbeda serta dapat menambahkan variabel lain karena masih banyak faktor lain yang berperan dalam pencapaian hasil belajar siswa.