SKRIPSI Jurusan Manajemen - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL MATA PELAJARAN ADMINISTRASI HUMAS DAN KEPROTOKOLAN BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (Studi Pada Peserta Didik Kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran SMK Tekstil Pandaan)

Maria Ulfah

Abstrak


ABSTRAK

 

Penelitian pengembangan ini didasarkan pada kurang tersedianya bahan ajar Administrasi Humas dan Keprotokolan yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Hasil wawancara dan observasi di lapangan menunjukkan bahwa guru dan peserta didik membutuhkan bahan ajar yang bisa dijadikan pegangan selama pembelajaran. Peserta didik hanya mengandalkan catatan dari guru. Selain itu, kebanyakan peserta didik lebih tergantung pada internet bahkan untuk menyelesaikan permasalahan atau soal sederhana. Berdasarkan hal inilah peneliti memutuskan untuk membuat bahan ajar berupa modul berbasis Problem Based Learning.

Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk menghasilkanModul Mata Pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan pada Kompetensi Dasar (KD) 3.6 yaitu Mengidentifikasikan Kegiatan Internal Dan Eksternal Public Relations dan KD 4.6 yaitu Mempraktikkan Kegiatan Humas Internal/Eksternaluntuk peserta didik SMK Tekstil Pandaan kelas XI Program Keahlian Administrasi Perkantoran, 2)Untuk mengetahui kelayakan modul yang telah dibuat melalui proses uji validasi oleh ahli materi, ahli modul, dan pengguna (peserta didik pada kelompok kecil), 3) Untuk mengetahui kenaikan hasil belajar melalui uji kelompok besar yakni dengan membandingkan antara peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan modul dengan peserta didik kelas kontrol yang tidak menggunakan modul.

Rancangan penelitian ini mengadopsi model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Pendefinisian (Define), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate) yang disarankan oleh Thagarajan, dkk. Validasi modul dilakukan oleh dua orang Dosen Universitas Negeri Malang sebagai validator ahli modul, satu orang dosen Universitas Negeri Malang dan guru mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan di SMK Tekstil Pandaan sebagai validator ahli materi serta enam orang peserta didik sebagai validator pengguna.

 

Hasil uji validasi modul mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan berbasis Problem Based Learning menunjukkan bahwa modul “sangat layak” digunakan sebagai bahan ajar untuk menunjang pembelajaran di kelas. Walaupun demikian, revisi tetaplah dilakukan sesuai dengan kritik dan saran yang diberikan validator untuk penyempurnaan modul. Sedangkan uji coba kelompok besar yang dilakukan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen didapatkan data bahwa rata-rata nilai post test kelas kontrol sebesar 72,71 sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 80,53. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Selain itu, tingkat kenaikan nilai pada eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Sehingga dapat dikatakan bahwa modul mata pelajaran Administrasi Humas dan Keprotokolan berbasis Problem Based Learning efektif digunakan untuk menunjang pembelajaran di kelas.